web analytics

Karang Taruna Desak Dunia Usaha Pasang IP CCTV

manado 011917Tiga kejadian selang dua hari terakhir, 18-19 Januari 2017 di Kota Manado yaitu teror bom via Facebook, ancaman bom di Bandara Sam Ratulangi, dan perampokan di Bank BRI Sarapung menjadi ancaman serius bagi keamanan di Kota Manado.

Sementara di pihak lain, Pemerintah Kota Manado sedang giat-giatnya mengembangkan sistem Smart City dengan memasang CCTV IP yang tahap pertama sudah dipasang di 8 (titik) dengan konsentrasi di ruas jalan strategis. “Karang Taruna Manado berpendapat, soal keamanan dan ketertiban wilayah bukan hanya tugas Pemerintah, Kepolisian, dan TNI, tetapi menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk pelaku usaha perbankan, bisnis retail (Freshmart, Indomaret, Alfamaret, Alfamidi, Multimart, Golden, Jumbo, dan Usaha retail lainnya) dan pelaku usaha Telekomunikasi seperti operator selular dan pemilik menara telekomunikasi. Selama ini sebagian besar pemanfaatan CCTV lebih bersifat mengendalikan keamanan usaha dan bisnis secara internal. Sudah saatnya para usahawan dan investor ini berpikir untuk keamanan wilayah dengan memasang satu kamera CCTV IP outdoor yg bisa diakses Command Center Cerdas. Toh keuntungan akhirnya yg mereka dapatkan adalah jaminan keamanan yg preventif,” ujar Ketua Karang Taruna Kota Manado, Brilliant Charles, didampingi Wakil Ketua, Vian Walintukan, dan Bendahara, Alfa Romeo Lukas, Kamis 19/01/2017 malam di Kantor Camat Sario.

Karang Taruna Kota Manado sendiri, Kamis 19/01/2017 di sela-sela Rapat Panitia Rakerda KT Manado, menyempatkan waktu membahas kondisi tersebut. Kelompok generasi muda berbasis kesejahteraan sosial ini dengan tegas mewarning, “Kami tidak sekadar bermohon, tapi mendesak. Jangan lagi Pemkot dan aparat kepolisia. dijadikan seperti pemadam kebakaran, nanti bereaksi dan diminta bertanggung jawab setelah kejadian berlangsung. Setelah ada kejadian karena kelengahan upaya preventif, Pemkot dan aparat keamanan juga yang disalahkan. Di manapun di dunia ini, seluruh investasi sangat bergantung pada situasi keamanan. Jangan lagi suasana keamanan dan ketertiban yang sudah kondusif, justru menjadi kontraproduktif, dan mengancam iklim investasi khususnya dunia Usaha, retail, Telekomunikasi, khususnya sektor Pariwisata,” ujar para Pengurus Karang Taruna Kecamatan fan Kelurahan seperti Jefta Sataly, Elly Kokong, Frederick Tangkau, Henny Ngangi, dan sejumlah Pengurus lainnya.

Kelompok Generasi Muda yang menempatkan Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan ini sebagai Pembina Karang Taruna atas Perintah Peraturan Menteri Sosial, sepakat mengajak agar dunia Usaha bersinergi membangun sistem informasi berbasis IT. “Dalam Inpres Nomor 3 tahun 2003 tentang E Government kita mengenal sinergitas G to B atau Government to Bussines, dan melalui Dana CSR (Corporate Sosial Responsibility), ketersediaan IP CCTV terakses ke Command Center Cerdas adalah keniscayaan dan bukan perkara Sulit bagi dunia Usaha. Bahkan hampir pada setiap Rapat Awal presentation investasi menara Telekomunikasi, khususnya mikrocell, para investor menjanjikan pemasangan CCTV. Dari puluhan investor baru satu yang merealisasikan, itupun setelah diingatkan Pak Wawali Mor Bastiaan, meskipun akhirnya Pemkot melalui KomInfo yang memasangnya,” ujar Brilliant. (fm/fb)

About Redaksi Sulutlink

Check Also

Gubernur Olly Dondokambey Ikuti Arahan Presiden Jokowi Secara Virtual

Manado, Sulutlink.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey Mengikuti Penyampaian Arahan Presiden Joko Widodo …