web analytics

Kasihan Sapi Betina Produktif Antri Di RPH Bailang

IMG_20170619_221108Sulutlink, Manado.  Padahal larangan Pemotongan Sapi Betina Produktif telah jelas disosialisasikan kepada masyarakat umum namun hal berbeda yang ada di RPH Bailang Kota Manado. Terpantau dilokasi RPH Bailang sejumlah sapi betina produktif yang tinggal menunggu giliran untuk di sembelih.

Sapi betina produktif adalah sapi yang melahirkan kurang dari 5 (lima) kali atau berumur dibawah 8 (delapan) tahun, atau sapi betina yang berdasarkan hasil pemeriksaan reproduksi dokter hewan atau petugas teknis yang ditunjuk di bawah pengawasan dokter hewan dan dinyatakan memiliki organ reproduksi normal serta dapat berfungsi optimal sebagai sapi induk.

Dasar Hukum Larangan Pemotongan Sapi Betina Produktif  yaitu : Undang-Undang No. 41 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan pasal 18 ayat (4) meyebutkan bahwa “Setiap Orang dilarang menyembelih Ternak ruminansia kecil betina produktif atau Ternak ruminansia besar betina produktif.”

Dijelaskan lebih lanjut bahwa jika larangan pemotongan ternak betina produktif tetap dilanggar maka ada sangsi hukumnya dan ini berlaku pula untuk pemotongan ternak ruminansia kecil. Ketentuan Pidana pada Undang-Undang No. 41 Tahun 2014 pasal 86 sebagai berikut :

Setiap orang yang menyembelih diancam dengan sanksi sebagai berikut : Ternak ruminansia kecil betina produktif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (4) dipidana dengan pidana kurungan paling singkat 1 (satu) bulan dan paling lama 6 (enam)bulan dan denda paling sedikit Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) dan paling banyak Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah); atau

Ternak ruminansia besar betina produktif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dan paling banyak Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah).”

Larangan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) peraturan diatas dikecualikan dalam hal pemotongan sapi betina produktif itu digunakan untuk : penelitian , pemuliaan;
pengendalian dan penanggulangan Penyakit Hewan; ketentuan agama; ketentuan adat istiadat; dan/atau pengakhiran penderitaan Hewan.

Keterangam diperoleh dilokasi RPH Bailang oleh salah satu warga yang sehari-harinya tinggal di sana, menjelaskan bahwa biasanya jelang Idul Fitri seperti sekarang ini telah banyak stock sapi disekitar RPH. Tetapi tahun ini sangat kurang,  walau tidak merinci angka -angka jumlah sapi yang disembelih setiap Idul Fitri.

Dengan melihat ketersediaan jumlah sapi yang ada, maka timbul kekhawatiran sejumlah Sapi Betina Produktif yang ada di RPH Bailang akan disembelih juga karena permintaan daging sapi yang tinggi saat lebaran nanti.

Kadis Pertanak dan Kelautan Kota Manado Ir.  Nofie Dj.  Talumewo saat ditemui di Kamtornya kompleks Pelabuhan Pariwisata Calaca Kota Manado, mengaku tidak begitu mengetahui dengan jelas kondisi RPH Bailang,  disarankan temui Kepala UPTD nya , namun sayangnya hinga berita ini diturunkan belum berhasil ketemu dengan Kepala UPTD RPH Bailang Joy Tumbel, S.Pt.  (jansen)

About Redaksi 2

Check Also

PNPBD Mitra, Salurkan Bantuan 127 Paket Bagi Warga Terdampak Banjir Bandang

Minahasa Tenggara, Sulutlink.com – Warga masyarakat yang terdampak langsung banjir bandang yang melanda Desa Pangu …