KBP2MI Lantik Upt BP2MI Sulut, Makalalag: Siap Melindungi Pekerja Migran Indonesia

adm2.upt.bp2mi.jan.23.2021

“Melindungi Pekerja Migran Indonesia Mulai Dari Ujung Kaki Sampai Ujung Rambut”

Konferensi Pers Kepala UPT BP2MI Daerah Sulut Hendra Toku Makalalag

MANADO,  (sulutlink.com) –  Usai pengucapan sumpah jabatan dan pelantikan Hendra Toku Makalalag  sebagai Kepala UPT Manado  bersama 2 pejabat struktural dan 1 pejabat fungsional oleh KBP2IMI  Pusat Benny Rhamdani,  lewat konfrensi pers diloby Swissbell Hotel  Manado,  Makalalag berjanji akan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagaimana  yang telah dipercayakan kepadanya serta selalu berkordinasi antara staf nya dan selalu menyampaikan laporan ke KBP2MI pusat seluruh hasil kinerjanya secara berkelanjutan,” ungkap  Makalalag kepada wartawan di Manado,  Rabu (20/1/2021) yang lalu.

Makalalag menyampaikan  terima kasih kepada Kepala BP2MI Pusat lebih khusus bapak Benny Rhamdani atas dilantikanya Hendra Makalalag sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis di daerah. Kami fokus akan melindungi seluruh pekerja migran Indonesia mulai dari ujung kaki sampai ujung rambut,” tandas Makalalag.

” Saya siap menjaga dan melindungi semua  Pekerja Migran Indonesia mulai dari ujung kaki sampai ujung rambut,  hal itu merupakan visi dan misi kami serta arahan,  dan perintah Presiden Jokowi untuk melindungi seluruh pekerja migran,” tukasnya

Makalalag lanjut menjelaskan, kita akan melakukan pemetaan dan penyimpulan terkait penempatan pekerja migran sulut ke luar negeri.
” Kami akan selalu berkordinasi dengan Pemerintah Daerah (pemda) Sulut maupun Kabupaten dan Kota terkait kerjasama pelatihan dan pembekalan  serta menyiapkan setiap pekerja migran yang akan bekerja diluar negeri,” ujar Makalalag. BP2MI Sulut akan terus melakukan kordinasi dengan Pemerintah daerah terkait penempatan para pekerja Migran ke luar negeri.

“Menurut  Makalalag,  hal  tersebut merupakan amanat UUD pasal 40 nomor 18  terkait keterlibatan pemerintah daerah untuk memfasilitasi dalam rangka melakukan pendidikan dan pelatihan setiap pekerja migran ke luar negeri,”
” Jumlah para pekerja migran diluar negeri sudah mencapai ribuan pekerja tetapi data yang ada hanya 400 pekerja migran.Memperhatikan kondisi demikian, kedepan kami akan segera membentuk satuan tugas untuk membangun basis data pekerja migran di sulawesi utara,” pungkasnya. (Rel)

You must be logged in to post a comment Login