web analytics

Kolaborasi Pagelaran Budaya Katombuluan dan Pesta Adat Tulude, Tampil di Minahasa

VISIT PESONA MINAHASA 2017

Bupati JWS beserta Istri dan turut didampingi oleh Kadis Pariwisata Minahasa Agustivo Tumundo, dalam prosesi Penyambutan sesuai Adat, Selasa 31/1/2017 (Foto. Alpen Martinus/MTN)

Sulutlink.com – Tanawangko,  Sebagai upaya melestarikan Kebudayaan lokal, Pemerintah Kabupaten Minahasa bekerjasama dengan Badan Musyawarah Masyarakat Tombulu (Paheluman Ne Tombulu) mengelar Budaya Katombuluan berkolaborasi dengan Pesta Adat Tulude di Desa Poopoh Kecamatan Tombariri, Selasa siang (31/1/2017).

Kolaborasi pangelaran budaya ini adalah rangkaian dari kegiatan pariwisata dalam program Visit Pesona Minahasa 2017 dan kedepannya akan menjadi agenda tetap Pemkab Minahasa. Hal ini diungkapkan Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow, MSi (JWS) saat dirinya beserta istri menghadiri acara tersebut.

“Acara yang sangat luar biasa, menampilkan kolaborasi dua budaya yakni Sangihe dalam adat Tulude dan adat Katombuluan. Kita patut bersyukur karena ini hari bersejarah bagi Minahasa, dimana untuk pertama kalinya Katombuluan dan Tulude digelar bersama di Minahasa. Ini akan jadi agenda tetap Pemkab Minahasa yang akan dilaksanakan di tempat ini setiap tahun, yang dilaksanakan setiap akhir bulan Januari berjalan,” ujarnya

Pada acara ini diawali dengan prosesi adat yang ditandai dengan pemasangan baju dan topi anak berwarna merah kepada Bupati Minahasa JWS, serta pengalungan selendang kepada istri Bupati yang oleh warga di sebut Menakau Umbe Dingangu Menakau Bawandang atau mengantar tamu kehormatan ini memasuki panggung kehormatan.

Kemudian dilanjutkan pemotongan kue adat yaitu kue tamo di pimpin Kapitang Bisara sebagai simbol kejayaan serta kemakmuran atas berkat Tuhan serta ketaatan bagi bangsa dan negara. Kue tersebut disuguhkan kepada tamu yang hadir.

Serta penyerahan bendera kebangsaan kepada Bupati Minahasa JWS dengan harapan pemerintah terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Kesenian tradisional pun ditampilkan dalam acara ini, antara lain : Tagonggong, Masamper, Maengket, dan Katrili serta beberapa kesenian lainnya, nampak Bupati JWS dan istri ikut serta menari Katrili.

“Kami akan gelar acara adat ini setiap tahun, anggaranya akan kita tata dalam APBD, sebab acara adat seperti ini bisa menarik wisatawan baik lokal maupun inrlternasional untuk datang di Minahasa,” ungkap Bupati.

Bupati juga menambahkan bahwa pagelaran budaya lokal seperti ini berkaitan dengan program pemerintah dalam mengangkat setiap potensi pariwisata di Minahasa. untuk itu beliau meminta warga bisa membatu pemerintah dalam menjaga keutuhan Negara terlebih Keutuhan di Tanah Minahasa.

” Mari kita bangun Kebersamaan dan jaga keutuhan negara kita, karena saat ini ada sekelompok oknum yang berusaha mau mengubah Pancasila dan berusaha memecah belah NKRI terlebih keutuhan Minahasa, saya berharap agar warga dapat membaur dengan warga Minahasa tanpa membedakan satu dengan yang lain,” tegasnya.

Ia juga berpesan, “Mari kita menjadi orang Minahasa yang baik terlebih menjaga hubungan baik dengan Tuhan karena hanya dengan Tuhan kita bisa menjaga Sulawesi Utara terlebih Kabupaten Minahasa,” ujar Bupati JWS.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Budpar Minahasa Agustivo Tumundo SE,Msi mengatakan di setiap bulan sepanjang tahun 2017 akan ada berbagai kegiatan – kegiatan pariwisata menarik lainnya, dalam rangkaian mendukung program Visit Pesona Minahasa 2017.

Turut hadir dalam acara pagelaran ini, Sekkab Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH MSi, para Asisten Setdakab Minahasa, pejabat eselon II dan III Pemkab Minahasa, Ketua TP-PKK Minahasa DR Olga Sajow-Singkoh MHum, Tokoh-tokoh Adat Sangihe, Talaud dan Sitaro, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat,  dan undangan lainnya.

Pagelaran ini juga didukung oleh segenap Panitia, di antaranya : Ketua Panitia Pergelaran Budaya Katombuluan Ir Frans Subhan Torar, Sekretaris Panitia Djefry Sumendap Sajow SH dan Sekretaris Paheluman Ne Tombulu Drs Hein WF Repi.

Kolaborasi dalam pagelaran ini dapat memperkaya kebudayaan yang ada di Sulawesi Utara, dengan harapan lebih mempererat tali persaudaraan antara Sangihe dan Minahasa. (red.)

About Redaksi 2

Check Also

PERINGATI TIGA TAHUN KEPEMIMPINAN, ROR-RD AJAK JAJARAN LAYANI RAKYAT DENGAN HATI

Sulutlink – Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar Ibadah Syukur memperingati Tiga Tahun Kepemimpinan Bupati, …