web analytics

Komisi II DPRD Sulut Gelar RDP dengan Mitra Kerja OPD Provinsi Sulut

Sulutlink.com – Rapat dengar Pendapat (RDP) dipimpin Ketua komisi II DPRD Sulut Sandra Rondonuwu, STh. SH didampingi secara virtual anggota DPRD, Jems J Tuuk, Herry Rotinsulu, Inggrid Sondakh dan Kristo Lumentut.

Ketua Komisi II memberi kesempatan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, memaparkan progres kegiatan dan realisasi pengelolaan keuangan selama tahun 2022

Adapun yang menghadiri RDP kali ini, Biro Umum Pemprov Sulut, Dinas perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, dan Dinas Peternakan.

Paparan Kepala Biro Umum Pemprov, yang dibacakan Rainier N Dondokambey S.Hut, mengemukakan untuk tahun ini, Biro Umum provinsi sulut menganggarkan sebesar Rp 146.429.976.674. Sebagaimana tertuang dalam penggunaan anggaran dengan beberapa kegiatan pokok sebagai berikut: Belanja operasional sebesar Rp138.271.727.620. yakni: belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja modal sebesar Rp 8.258.249.74 yang terdiri dari belanja modal peralatan mesin, belanja modal gedung dan bangunan dan belanja modal aset tetap lainnya.

“Dari realisasi semester pertama APBD tahun 2022 kami sudah terealisasi sebesar 42.73 persen. Dijelaskan Kepala Biro Umum, struktur anggaran ini disusun pada masa pandemi yang harganya masih melonjak tinggi waktu itu.” sebut Rainier N Dondokambey.” Kamis, 14/7/2022.

Lanjut Rainier, kami diperhadapkan dengan permasalahan, karena situasi tahun ini sudah mulai menyusun kegiatan terutama kegiatan untuk memfasilitasi pimpinan. Bahwa tahun lalu realisasi berbeda dengan tahun 2022, menurut Reiner dari hasil evaluasi kami, khusus anggaran makan minum pimpinan untuk tahun sebelumnya berbeda dengan keadaan tahun ini sehingga terdapat selisih jauh lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

“Setelah dievaluasi, untuk makan minum sampai dengan bulan Agustus tahun ini tidak ada lagi, sehingga kami akan berupaya penambahan dana, dari jumlah 5 milyar dana untuk makan minum tamu pimpinan sudah habis terpakai 4,5 milyar, kemudian dari dana ini terlihat besar karena didalamnya dipakai untuk pembayaran gaji THL, staf khusus, sespri dan ajudan.” Dondokambey, merinci.

Menanggapi hal tersebut, Ketua komisi II Sandra Rondonuwu mengapresiasi presentasi dari masing-masing OPD atas penyampaian hasil dan kinerja tiap OPD.

Kami mengapresiasi hal-hal yang disampaikan dalam bentuk masukan bagi kami di komisi II atas capaian dan kinerja yang dilakukan setiap OPD.” tandas yang akrab disapa Saron.**/Rel.

About DeProS Red

Check Also

KETUA BANGGAR DPRD SULUT INGATKAN DIRUT RSUD OD-SK “KETERBUKAAN”

Manado, sulutlink.com – Ketua Banggar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dr …