web analytics

Komunitas PPKM Sulut Bawa Sejumlah Aspirasi di Kantor DPRD Sulut

Manado, Sulutlink.com – Sejumlah pengunjukt rasa yang tergabung dalam Komunitas Pejuang Penuntut Keadilan Masyarakat (PPKM) mendatangi Kantor DPRD Sulawesi Utara, Kamis 19/8/2021.

Mereka diterima sejumlah Anggota DPRD Sulut diantaranya Careig Runtu, Melky J Pangemanan, Hilman Idrus, dan Nick Lomban, didampingi dari pihak Sekretariat Kabag Umum Jhon Paerunan, serta sejumlah Aparat Keamanan Deprov.

Mereka tergabung dalam ormas pejuang penuntut keadilan masyarakat, datang dengan sejumlah tuntutan terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) minta dikaji ulang karena telah menimbulkan keresahan masyarakat bahkan mendatangkan persoalan baru bagi masyarakat terutama dalam hal beraktifitas guna mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

“Pemberlakuan PPKM, rasanya telah mendatangkan masalah baru dan segera dicarikan solusinya,” ucap Jimmy Tindi ketika berorasi menyampaikan aspirasinya dihadapan sejumlah personil DPRD Sulut.

Pemerintah hadir tidak hanya sekedar memberikan bantuan sembako yang ditenggarai ada kepentingan politik, tetapi harus menjawab persoalan masyarakat yang disebabkan oleh penerapan PPKM yang kebablasan.

Virus Covid 19 menjadi sumber hadirnya PPKM,  benar ada dan berbahaya, tetapi point yang ditetapkan dalam edaran tidak mendidik dan terkesan tidak melihat apa yang menjadi keresahan bahkan kesusahan yang dialami rakyat saat ini,” tegas Tindi.

Terkait tuntutan atas PPKM yang diedarkan Pemerintah tersebut mengingatkan DPRD dan Pemerintah harus bersama semua stakeholder untuk memperhatikan apa yang disampaikan, jika tidak mereka akan datang dengan gelombang masa yang lebih banyak, dan siap menanggung segala resiko yang ditimbulkan.

Jimmy Tindi dan Bilfaqih mewakili pengunjuk rasa, mempertanyakan yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah  daerah dengan diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dimasa pandemi yang masih saja diperpanjang.

Tidak itu saja, mereka  juga mempertanyakan soal pemberian vaksinasi, masalah pendidikan, penanganan pasien Covid dibeberapa rumah sakit yang ditenggarai bermasalah.

Bahkan mereka menyuarakan kekesalan mereka menyatakan kehadapan para wakil rakyat,  mereka ‘mengultimatum’ jika tak mampu sebaiknya mengundurkan diri saja.

“kami berharap para wakil rakyat harus bekerja untuk rakyat, jika tak mampu, mundur saja dari anggota DPRD,” ujar salah seorang pengunjuk rasa.

“Masih dengan unek-unek selain itu Bilfaqih menyampaikan masyarakat sekarang ini sudah dibuat resah, banyak kehilangan pekerjaan dan sejumlah usaha ditutup, belum lagi sejumlah  permasalahan pasien Covid di rumah sakit”

Sementara itu, menanggapi apa yang sudah disampaikan warga, Hilman, berjanji akan meneruskan aspirasi tersebut ke pihak eksekutif.

Masyarakat diminta bersabar, aspirasi yang disampaikan di lembaga dewan ini akan kami perjuangkan dan “saya akan kawal dan menyampaikan aspirasi ini sampai ke telinga gubernur Olly Dondokambey,” janji Hilman

Keluhan saudara-saudara akan saya perjuangkan dan berjanji secara personal saya sendiri yang akan perjuangkan ke bapak gubernur.” tegas Hilman Politisi PDI-P Dapil Manado, sambil menjawab terkait untuk pemberian sebagian gaji ke rakyat yang dikeluhkan pengunjuk rasa.

” Hal itu sudah kami lakukan, alhamdulilah infag dan zakat tetap berjalan sampai hari ini” tandas Hilman.

Teman-teman didewan sudah melakukan hal tersebut, membantu warga yang kesulitan dimasa pandemi ini kami tetap turun menemui warga.” pungkasnya **/edit.adm2. (karel).

About DeProS Red

Check Also

Tiga Tersangka Pencurian Hewan Ternak Sapi Tidak Berkutik Ketika Di Ringkus Tim Buser Polres Mitra

Mitra – sulutlink.com Tiga pelaku pencurian sapi tersebut sangat membuat resah masyarakat, tindak pidana pencurian …