web analytics

KPK Wilayah IV Sambangi DPRD Sulut, Purwana: Ungkap 281 Kasus Aduan Masyarakat di Provinsi Sulut

Personil KPK bersama Ketua DPRD Sulut Andi Silangen, Sekretaris Glady Kawatu dan Jajaran


Manado, sulutlink.com –  Hari ini Petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  Direktorat  Pencegahan Korupsi Deputy Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Andi Purwana dan Rusdiana sambangi Kantor DPRD Sulut, Rabu (16/6).

Maksud kedatangan kedua petinggi KPK di Kantor DPRD Sulut (rumah rakyat-red), tidak lain dalam rangka Sosialisasi Pencegahan Korupsi kepada Anggota DPRD Sulut bertempat di ruang paripurna.

Kedatangan kedua petinggi KPK ini awalnya disambut Sekretaris DPRD Glady Kawatu dan jajaran. Acara sosialisasi itu sendiri dipandu langsung Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andi Silangen yang mengawali dengan sekilas perkenalan terkait tugas pokok dan fungsi Lembaga DPRD Sulut.

Pantauan media sulutlink.com, Andi Purwana mengulas detail dalam bentuk visual hal-hal yang penting untuk diketahui oleh anggota DPRD Sulut terkait pencegahan korupsi dan penindakannya seperti apa.

Selain itu, Purwana juga mengingatkan satuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Sekretariat DPRD Sulut bahwa ketika menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing perlu memperhatikan panduan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dan memperhatikan standar operasional pelaksanaan (SOP) tugas,” tutur Purwana dihadapan forum sosialisasi pencegahan korupsi.

“Intinya  penindakan dan pencegahan korupsi itu harus seimbang”

Purwana mengungkap kasus yang sedang ditangani instansinya, di provinsi sulut ada 281 kasus yang masuk dalam aduan masyarakat ke KPK.

“Ada 281 Kasus korupsi yang dilaporkan tapi tidak bisa disampaikan disini.  281 kasus itu juga tentu tidak semua yang akan diproses. Mungkin ada yang bukan tindak pidana korupsi dan lainnya,” tandas Purwana.

Diingatkan kepada teman-teman yang hadir saat ini agar DPRD selalu memantau bagaimana soal perencanaan dan seperti apa tata kelola penganggaran dalam APBD, dan banyak hal yang perlu hati-hati tentang Pengadaan Barang dan Jasa.
“pasalnya karena ditemui ada banyak kasus korupsi di bidang pengadaan barang dan jasa. Saya minta teman-teman DPRD untuk melihat secara seksama. Kemudian Soal perijinan, Ini juga penting. Masalah jual beli jabatan juga jadi perhatian,” pungkas Purwana

Hadir dalam kegiatan sosialisasi pencegahan ini diikuti anggota dprd Sulut dan sebagian secara virtual, Jajaran Sekretariat DPRD dipimpin Sekretaris DPRD Glady Kawatu, Sejumlah wartawan liputandprd sulut. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan covid-19. Edit: adm.2.sl.kst

About DeProS Red

Check Also

Justman Entjaurau ST Terpilih Kembali Ketua Ikapolimdo Periode 2022-2024

  Manado, sulutlink.com – Kegiatan Rapat Musyawarah Besar (mubes) ke IV Pemilihan Ketua Umum Periode …