web analytics

Lagi, Desa Touure dan Pinabetengan Selatan Salurkan Bantuan Sosial Kepada Warga

Tompaso, Sulutlink.com. Menyikapi adanya tanggap darurat bencana wabah virus corona Covid -19, dua desa di Kecamatan Tompaso Barat telah melakukan penyaluran bantuan bahan makanan kepada warga masyarakat di desa Pinabetengan Selatan dan Desa Touure.

Menurut Hukum Tua (kepala desa) Touure, Alvian Mokalu SE, ada sebanyak 267 warga masyarakat yang menerima bantuan beras dan telur ayam pada pekan lalu (8/4).

“Biar cuma sadiki, beras 5 kilo gram per warga dan ditambah telur ayam khusus bagi janda lanjut usia miskin. Kiranya ini dapat membantu meringankan beban masyarakat akibat adanya bencana wabah Covid 19 ini. Dan dari pihak gereja yang ada di desa Touure, pada pekan depan.” Ujar Mokalu (14/4) kepada media Sulutlink.


Ditambahkan oleh Hukum Tua ini bahwa alokasi dana untuk pengadaan bantuan bantuan tersebut, sebagian besar diambil dari pos tanggap bencana Dana Desa (DanDes) 2020 dan tanpa memandang miskin kaya atau golongan agama apapun.

Senada dengan Alfian Mokalu, Hukum Tua desa Pinabetengan Selatan, Wanly Lempoy SH, juga mengaku telah menyalurkan bantuan kepada 271 warga masyarakatnya, hampir bersamaan waktu dengan Hukum Tua Mokalu di pekan yang lalu (7/4).

“Kami pemerintah desa Pinabetengan Selatan telah dan akan memberikan lagi bantuan bahan makanan kepada masyarakat berupa beras dan ikan roa (ikan kering).” Imbuhnya.

Wanly juga menambahkan bahwa biaya belanja bahan untuk bantuan kepada warga masyarakatnya, diambil dari DanDes 2020 untuk pos tanggap darurat bencana. Ada beberapa item pekerjaan proyek pembangunan desa yang sebelumnya sudah dianggarkan, dipangkas dan atau digeser karna bencana ini. Hal berpedoman pada petunjuk teknis dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Pemprov Sulut, serta pemerintah Kabupaten Minahasa.” Ujarnya lagi.

Hasil pemantauan wartawan media ini, serta pengumpulan informasi di desa-desa yang ada di Kecamatan Tompaso Barat, Kab Minahasa, dari segi ketahanan pangan masyarakat yang terdampak bencana wabah virus corona Covid 19, terlihat masih stabil dan belum pada tingkat yang sangat memprihatinkan. Demikian juga dengan kekuatan daya beli bahan makanan lainnya, hal ini masih terlihat normal.

Masyarakat diharapkan oleh pihak pemerintah agar tetap mengikuti panduan pemerintah. Melaksanakan Physical Distancing, jaga jarak dan tidak bepergian keluar wilayah kampung. Termasuk dengan menjaga desa masing-masing agar sementara waktu. Juga dalam situasi tanggap darurat Covid 19 untuk mendata adanya pendatang. Bila perlu tidak perkenankan pendatang dari luar kampung untuk menginap di rumah-rumah warga desa setempat.
Apalagi pendatang tersebut berasal dari wilayah yang ditetapkan sebagai zona merah. Yang artinya wilayah tempat yang sudah ada warganya yang positif terkena virus corona. (harry)

About Redaksi Sulutlink

Check Also

Forum Pimpinan DPRD Se Sulut, FAS: Dipercayakan Sebagai Pimpinan Perlu Terus Mengupgrade Pola Pikir

  Manado, Forum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) se Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali digelar. …