web analytics

Lion Man Fans Berat Lasio Eksis di Manado

Manado,sulutlink.com- Klub kondang di pentas Serie A, Lazio yang tengah mencoba mengembalikan reputasi dan pamornya sebagai salah satu klub raksasa Italia ternyata begitu populer di Manado dan Sulut.

Banyak pendukung skuadra Biru Langit itu membentuk sebuah wadah pencinta Lazio yang diberi nama, Lazio Indonesia Region Manado yang beken dengan julukan, Lion-Man.
Hadir di Manado sejak tahun 2010 saat Lazio masih menikmati puncak kejayaan di Serie A dan Eropa, lewat nama-nama mentereng seperti Marcelo Salas, Alexandro Nesta hingga Simone Inzaghi, kini anggotanya mencapai puluhan. ‘’Desember nanti, Lion-Man tepat 8 tahun hadir di Manado,’’ ujar Ivan Panungkelan, Ketua Lion-Man Minggu (26/08/2018).
Menurut Ivan yang baru Kamis dua pekan silam didapuk sebagai ketua baru, Lion-Man, saat ini anggota yang terdaftar resmi di Region Manado, 60 personil.

‘’Sebenarnya banyak fans berat Lazio di Manado dan Sulut, tapi belum terangkul semuanya. Ada juga yang fans pribadi dan masih enggan bergabung dengan Lion-Man,’’ ujar pria enerjik yang sehari-hari bertugas di Regu Jaga Rumah Tahanan Negara Klas IIA Manado itu.
Lebih jauh katanya, Lion-Man  tetap eksis, ditengah kecintaan pada klub kesayangannya yang tak pernah padam. Ngefans berat pada klub asal Kota Roma itu tak lentur, apapun kiprah Lazio di Serie A. Berbagai atribut kebesaran dan ciri khas Lazio tetap dikenakan Lion-Man. Loyalis sejati itulah yang membuat Lion-Man tetap menjalin keabraban satu sama lain yang terus terjalin. Komunikasi tetap intens.

“Dan momen-momen Nonton Bareng saat Lazio beraksi di Lega Calcio tidak pernah terlewatkan.” ucapnya

Selain itu kata Ivan, banyak cara yang dilakukan selain Noreng, karena ada ajang bersih-bersih, tanding persaha batan olahraga dengan para fans tim-tim top Eropa, bahkan ambil bagian dalam Gathering Nasional. Serta aksi kemanusian lainnya.
“Gaya Lion-Man memang mudah ditemui, karena selalu hadir dengan atribut Biru Langit, ciri khas klub kesayangannya. Apalagi, di sejumlah tempat Noreng, saat Lazio beraksi.” tukasnya

Ivan Panungkelan yang terpilih secara aklamasih dalam menjalankan roda Lion-Man Manado hingga 2020 ditopang penuh oleh Rio Manoppo di posisi Wakil Ketua, Sekretaris Yudi Sahonaman dan Bendahara Doni Antou.
Mereka juga dibantu oleh Divisi Olahraga yang dipercayakan pada Christino Rurugala, Divisi Nobar, Joe Sahafin, Irfandy Kusuma dan Divisi Humas/Merchand, Victor Pangemanan dan Billy Rori.
Lantas bagaimana Lion-Man dalam menjalin komunikasi agar tetap eksis? ‘’Ya, kadang lewat WA, FB, telepon dan SMS,’’ tutur Ketua Lion-Man.
Wadah suporter ini pun rajin menggelar kegiatan agar para anggotanya bisa bertemu, seperti nonton bareng, main futsal, bakti sosial, termasuk ke tempat-tempat yang terkena bencana alam, dan aktivitas lain. Kini Lazio, hanya tampil di Liga Eropa namun Lion-Man tidak pernah kecewa.

‘’Kecintaan kami kepada Lazio sudah tak bisa ditawar-tawar lagi, apapun prestasi dari klub kesayangan kami. Tim ini tetap dihati,’’ tambah Rio Manoppo, Wakil Ketua Lion-Man.

(Onal Gampu)

About Redaksi

Check Also

Forum Pimpinan DPRD Se Sulut, FAS: Dipercayakan Sebagai Pimpinan Perlu Terus Mengupgrade Pola Pikir

  Manado, Forum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) se Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali digelar. …