web analytics

Manado Fiesta Bukan Hanya Ceremony Belaka Tapi Harus Mampu Mengerakan Pendapatan Ekonomi Masyarakat

Catatan : Ronald Gampu

Sejak dihelat pada tahun 2017 lalu, tepatnya pada tanggal 31 Agustus- 9 September , ivent bertajuk Manado Fiesta terbilang sukses, meskipun masih banyak kekurangan yang harus dibenahi.

Melihat animo masyarakat cukup tinggi, pengagas ivent Manado Fiesta yakni Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan mengelar hajatan seperti itu ditahun 2018.  Apa dan bagaimana Manado Fiesta itu ?

Manado Fiesta adalah rangkaian event pariwisata Kota Manado yang dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus- 9 September yang opening ceremony telah dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo serta Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, yang dipusatkan di pohon kasih kawasan Mega Mass.

Tak tanggung tanggung, bertajuk Manado F7, (Fish and Coral, Fashion, Food,Flying,Fun-Tastic,Fair dan Faith) event inipun digelar secara spektakuler melewati batas ekseptasi masyarakat Sulut khususnya warga Kota Manado.

Hajatan yang menguras dana yang tertata dalam APBD  sejak dari tahun 2017 lalu sebesar Rp 12 Miliar dan ditahun 2018 ini merogeh kocek kas daerah Pemkot senilai Rp 8 Miliar terus dilaksanakan oleh duo penguasa Kota Cerdas Walikota GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan

Bukan apa-apa, sebab dibenak keduo penguasa ini adalah dalam rangka mempromosikan potensi pariwisata dan keanekaragaman bahari yang ada di Kota Manado baik dalam lingkup Nusantara maupun Manacanegara dan juga sebagai salah satu Kota yang menjadi deatinasi wisata unggulan Indonesia ditahun 2018 sekaligus membawa brand pariwisata “Manado Diversity In Harmony”

Event ini pertama kali diselengarakan pada tahun 2017 lalu yang kemudian dicanangkan lagi oleh Walikota GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan pada tahun 2018 ini, mendapat aplaus dari masyarakat. Tak tanggung tanggung, Menteri dalam Negeri Cahyo Kumolopun memberikan apresiasi kepada Pemerintah Sulawesi Utara dan Kota Manado karena bisa menghadirkan event seperti ini.

“Ini sebagai kegiatan pariwisata tahunan kota manado dan juga bagian dari calender of event kota manado. Dan manado fiesta 2018 ini mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia,” ucap Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado Lenda Pelealu yang sukses mengelar hakatan Manaso Fiesta 2017 lalu.

Berbagai kegiatanpun dilaksanakan untuk memeriahkan hajatan manado fiesta 2018 seperti, menampilkan berbagai suguhan menarik yakni, Collosal Performance, atraksi udara yang terdiri atas Jupiter air show, paramotor, Paralayang, terjun payung serta Parade perahu naga dan perahu hias diteluk Manado. Setelah acara opening ceremony dilaksanakan, kemudian dilanjutkan dengan Karnaval FISCO yang berupa Karnaval budaya serta mempertontonkan berbagai ragam kendaraan hias bertema bahari

Flying Paragliding Competition layang layang ikut dihadirkan guna memeriahkan hajatan itu dengan mengjadirkan para atlet atlet paralayang regional dan Nasional . Dan selain itu akan ada juga festival layang-layang dikawasan Mega Mas untuk memeriahkan rangkaian kegiatan Manado Fiesta 2018 yang saat ini sementara berlangsung.

Bukan cuma itu saja, Fashion and Festifal ikut dipertontonkan berupa lomba busana dengan mengusung thema,Kaeng Manado yang merupakan kerajinan tenunan khas daerah sebagai thema utama dari busana-busana yang sedang diperagakan.

Disisi lain ada pula Fair Tourism,Diving, Trade, Investment serta Decorative Plants, Aet and Photography Expo yang merupakan pameran besar dimana para pengunjung dapat melihat dan mencari informasi lebih dalam mengenal potensi pariwisata dan kebahariaan yang ditawarkan oleh Pemerintah Kota Manado serta peserta-peserta lain yang terlibat dalam pameran seperti, Tour and Travel Agents, Diving Center, Diving Resort, BUMN/BUMD terkait serta peserta dari Pemerintah Kabupaten dan Kota se Provinsi di Indonesia. Selain itu event ini juga mengjadirkan pameran tanaman hias, pameran seni dan lukisan serta pameran fotografi yang intinya memperkenalkan Kota Manado lebih dalam lagi melalui foto foto panorama dan landscape.

Selain itu Food Manado Culinary ikut digelar berupa mempertunjukan keanekaragaman kuliner yang ada di Indonesia terlebih khusus kuliner-kuliner khas yang ada di Kota Manado dan sekitarnya dengan mengelar lomba masakan Nasional dan Tradisional, lomba Bakar Ikan, Lomba memasak sambal dabu-dabu yang nantinya diselen garakan oleh Indonesian Chef Association (ICA).

Ditempat lain ada event Faith yakni, pada tanggal 16 November 2017 lalu, Kota Manado terpilih sebagai Kota paling Toleran di Indonesia oleh setara Institute. Hal inipun memperkuat fakta bahwa keanekaragaman etnis dan umat beragama yangvtetap harmonis ada di Kota Manado. Ini juga menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Faith, yang merupakan acara maupun ibadah bersama seluruh umat beragama yang ada di Kota Manado. Dan kegiatan inipun diaelengarakan turut bekerja sama dengan Badan Kerjasama Antar Umat Beragama ( BKSAUA) yang ada di Kota Manado. Dan Fun Tastic berupa Fun Activities and music event merupakan rangkaian kegiatan menarik yang dimulai dari lomba paduan suara Internaional serta berbagai lomba musik, festifall jazz serta lomba fotografi yang dilaksanakan di Aula Pemkot Manado.

Alhasil, seluruh kegiatan Manado Fiesta 2018 ditutup dengan pelaksanaan Thanksgiving atau Pengucapan Syukur disemua rumah penduduk yang akan dirayakan secara serentak di seluruh Kota Manado pada hari Minggu tanggal 9 September ini.

Semoga saja kita berdoa dan berzikir, event sebesar Manado Fiesta yang tak neko-neko telah menghabiskan dana  miliaran rupiah yang kata masyarakat terbilang  besar itu, akan terus berlanjut dimasa kepemimpinan Walikota GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan.

Sebab kunci utama suksesnya suatu kegiatan besar dapat dilihat pada Multipleyer effek perekonomian masyarakat. Dimana, event sukses maka pendapatan ekonomi masyarakatpun pasti bertambah bukan menjadi lebih miskin. Sebab masih ada 3000-an masyarakat nelayan yang berada dipinggiran pesisir pantai dari Malalayang sampai Tumumpa yang hidupnya masih dalam batas kemiskinan.

@ Manado Cerdas for Sulut Hebat.

@ Torang samua ciptaan Tuhan

 

 

 

 

 

About Redaksi

Check Also

Tiga Tersangka Pencurian Hewan Ternak Sapi Tidak Berkutik Ketika Di Ringkus Tim Buser Polres Mitra

Mitra – sulutlink.com Tiga pelaku pencurian sapi tersebut sangat membuat resah masyarakat, tindak pidana pencurian …