Manado, sulutlink. com- Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut telah mengeluarkan ide pembuatan jalur ambulance sejak 2017 lalu. Nah, program itu akan direaliasikan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
“Rencana jalur ambulance (lajur evakuasi gawat darurat) akan dibuat pada ruas jalan bahu Malalayang. Panjang jalur 2.100 meter. Mulai dari depan Bahu Mall sampai dengan RSUP Kandou Malalayang,” kata Kepala DPUPR Manado, Peter Assa, Rabu (10/1/18).
Menurut Assa, anggaran yang disiapkan sebesar Rp1.5 miliar. Nantinya untuk overlay dan pemasangan cansteen, dengan lebar lajur 2,8 meter. “Jadi, jalur ambulance akan dibuat di tengah jalan. Median akan dibongkar mulai besok (hari ini). Saya berharap tiga bulan ke depan sudah tuntas dikerjakan,” tuturnya.
Lanjut Assa, rencananya tak hanya ambulance yang dapat menggunakan jalur tersebut. Tetapi juga mobil damkar dan mobil apa saja yang membawa pasien gawat darurat. “Nanti akan ada konfirmasi di depan pintu masuk yang akan ditempatkan petugas jaga. Dan, sesuai rapat koordinasi Selasa (9/1), semua pihak terkait telah setuju. Bahkan pak Ir Riel Mantik selaku Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional sebagai pengelola jalan nasional sangat setuju. Beliau menyampaikan bahwa ini adalah tugas mulia,” tandasnya. (Onal)