web analytics

Melalui Unggahan di Medsos, Polres Mitra Jawab Sorotan Warga


Minahasa Tenggara, Sulutlink.com
– Penutupan akses jalan di lokasi bencana Desa Pangu Raya, Minahasa Tenggara dikomplen warga .

Melalui unggahan di sosial media facebook, seorang warga mempermasalahkan karena rombongan yang akan ke lokasi bencana untuk membantu pembersihan material banjir tidak diijinkan petugas untuk melintas dan harus berjalan kaki.

Menjawab sorotan warga net, Polres Mitra melalui Wakapolres Kompol Efendy Tubagus menjelaskan, adanya pengerahan ASN, TNI dan Polri ke lokasi banjir untuk membantu warga yang tertimpah musibah, membuat area tersebut padat dengan kendaraan.

Melihat situasi yang ada menghambat pekerjaan alat berat yang melakukan pembersihan material banjir, prtugas kemudian membatasi kendaraan yang akan ke lokasi dan menawarkan untuk menumpang kendaraan lain yang akan ke kokasi.

“Perlu kami jelaskan, situasi di Desa Pangu Raya saat itu sudah sangat padat karena semua membawa kendaraan, makanya kami membatasi dan menawarkan untuk menumpang kendaraan lain yang akan ke lokasi,” jelas Tubagus.

Ia menambahkan, mobilitas dump truk dan alat berat lebih diprioritaskan saat itu. “Makanya banyak kendaraan diminta parkir di luar desa. Sedangkan para relawan sudah kita arahkan untuk menumpang di kendaraan angkut yang masuk lokasi,” tukasnya.

(Rusli.m)

About Redaksi 2

Check Also

Polisi, TNI dan Satpol PP Minahasa Bersinergi Tertibkan Pelanggar Prokes

Tondano, Sulutlink.com – Polres Minahasa melalui Satuan Sabhara bersama TNI dan Satpol PP Minahasa menggelar …