web analytics

Menantang Bahaya Tinggal di Pinggiran Sungai Tondano – Kairagi

IMG00821-20160224-1528Manado, SulutLink. Warga Manado sempat mengalami trauma setelah banjir besar Manado yang menghanyutkan 595 rumah di pinggiran sungai dan menelan 19 korban jiwa namun ternyata hal itu tidak menciutkan nyali keluarga yang tinggal di pinggiran daerah aliran sungai Tondano yang berdekatan dengan Taman Makam Pahlawan, Kairagi Manado.

Memanfaatkan timbunan tanah di pinggiran sungai yang berbatasan dengan dinding jalan raya, keluarga ini tinggal dan beraktifitas di daerah rawan banjir ini.

Seorang warga yang kebetulan melintas mengatakan, harusnya pemerintah turun tangan dan membantu mereka yang tinggal di bawah sana, sambil menunjuk rumah di bagian bawah jalan, di pinggir sungai. “Bagaimana kalau banjir besar datang lagi, bisa-bisa hanyut semua yang di bawah sana”, lanjut ibu yang mampir dan memarkir motornya di pinggir jalan sambil melihat ke rumah yang ada di bawah.

Pengendara motor juga menambahkan, bukan hanya banjir, bukan tidak mungkin dinding pembatas jalan ini longsor dan menimpa rumah di bawahnya. Harusnya pemerintah melarang warga tinggal di bawah jalan sana dengan banyak resiko, lanjutnya.

 

About Echel

Check Also

PPKM Level Dua, Polres Minahasa Utara Laksanakan Operasi Yustisi di Malam Hari

Minahasa Utara, Sulutlink.com – Unit Turjawali Satuan Samapta Polres Minahasa Utara Polda Sulawesi Utara melaksanakan …