Mimpi Indah Jack Tumewan Geo Park Danau Tondano Mungkinkah Terwujud

Sulutlink.com – Tadi siang ketika ingin memanjakan lidah kampungku, penulis biasanya akan mengunjungi Mall Ambassador yang menyajikan hamper semua jenis kuliner Minahasa.
Tanpa sengaja bertemu Jack Wira Tumewan, tuama Papakelan yang sudah lama saling berkomunikasi lewat WA namun tidak saling kenal secara fisik.
Tuama yang bergerak di bidang parawisata dan aktif diberbagai organisasi profesi pada paginya sempat menjawab WA saya tentang “Pengembangan Wisata Tondano Perlu Dukungan Nyata Pemda”
dan itu kemudian menjadi topic pembicaraan kami berdua.
Beruntung saat ini telah ada program revitalisasi Danau Tondano oleh pemerintah dengan anggaran sebesar Rp1 triliun. Setelah dikembangkan diharapkan Danau Tondano akan menstimuli berkembangnya ekonomi masyarakat di sekitar danau dan bahkan Kabupaten Minahasa dan Sulawesi Utara secara keseluruhan.
Permasalahannya setelah revitalisasi apa program selanjutnya agar tujuan diatas bisa tercapai.
Menurut Jack panggilan akrabnya, ia punya mimpi untuk menjadikan Danau Tondano sebagai National Geo Park. Menurutnya, danau Tondano itu adalah danau yg menghidupi tanah Minahasa. Selain menghasilkan tanaman yang subur, juga dan banyak ikan yang langka dan hanya ada di danau tondano seperti ikan nike dan payangka. Selain itu juga merupakan sumber air alam yang baik . Daripada membangun waduk lagi, mari kita rawat yang sudah ada.
Selanjutnya kita tahu di Indonesia ada enam geo park atau taman dunia yang sudah diakui oleh UNESCO, yaitu : Danau Toba, Danau Rinjanim Gunung Batur, Geo Park Nasional Ciletuh, Pelabuhan Ratu, Gunung Sewu dan kawasan cadas Sangkulirang.
Geo Park merupakan salah satu kawasan liburan yang sangat edukatif. Tak hanya melihat keindahan alam, juga bisa belajar mengenai budaya, adat, dan warisan budaya setempat. Kedepannya setelah pandemic covid-19, wisata alam akan menjadi pilihan para wisatawan karena selain sehat juga pastinya tidak terlalu mahal.
Nah dari keenam diatas, kecuali kawasan cadas Sangkulirang semuanya ada di Danau Tondano dan sekitarnya.
Selain sebagai Geo Park, tuama enerjik ini menambahkan akan memjadikan pusat peradaban budaya Minahasa, pusat energi terbarukan, pusat taman bunga dunia dan pusat kuliner masyarakat Minahasa.

Oleh : Bert Toar Polii

You must be logged in to post a comment Login