web analytics

MINSEL BERDUKA, FDW : SELAMAT JALAN PAK BUDI TUJUWALE

Minahasa Selatan,Sukutlink.com GORESAN tinta “Yang Putus dan Yang Terhempas” jadi simbol istimewa, bahwa manusia bisa terputus dari kehidupan di dunia. Tetapi karyanya, terhempas dan abadi dalam kata dan makna.

Itulah sepenggal kalimat untuk mengenang sosok Drs. Budi Tujuwale, MS saat menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Lelaki yang penuh kelembutan ini, mengabdikan diri di Minahasa Selatan, setelah dirinya melayani masyarakat Kota Bitung dan Provinsi Sulawesi Utara.

Jabatan yang dipercayakan oleh Bupati Minahasa Selatan Drs RM Luntungan kepada Tujuwale saat itu, Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kabupaten Minahasa Selatan. Keuletan dari jebolan Universitas Hassanudin Makassar Jurusan Perencanaan Wilayah ini, membuat Budi mendapat kepercayaan yang lebih tinggi di tahun 2006-2008 pada era Bupati Drs. Ramoy Markus Luntungan dan wakil Bupati Ventje Tuela, SSos. Namun, bagai disambar petir. Sosok, pejabat penghubung pembentukan daerah otonom Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2007 ini, dikabarkan telah kembali ke Rumah Bapa di Sorga.

Sontak saja, kabar tentang meninggalnya putra Desa Wuwuk Kecamatan Tareran ini, membuat para pejabat serta ASN bahkan warga dan masyarakat Minahasa Selatan terkejut. Apalagi, pak Budi adalah sosok pejabat yang selalu ramah dan dekat dengan para pegawai.

Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH dan Wabup Pdt. Petra Yani Rembang, MTh bersama seluruh pejabat dan ASN terkejut mendengar kabar duka ini.

FDW pun langsung merespon cepat dan menugaskan para pejabatnya untuk mengkomunikasikan dengan keluarga Apakah almarhum Bapak Drs. Budi S. Tujuwale, MS ini akan disemayamkan di Kantor Bupati Minsel atau tidak. Jika keluarga menginginkan agar almarhum disemayamkan di kantor Bupati Minsel, maka kami akan mengatur serta mengfasilitasi proses persemayaman itu, termasuk penghormatan yang terkahir bagi beliau.

“Saya telah menugaskan beberapa pejabat untuk mempersiapkan ini semua. Oleh karena itu, saya menyampaikan rasa simpati dan belasungkawa yang terdalam mewakili masyarakat, pemerintah, pribadi dan keluarga atas meninggalnya almarhum pak Drs. Budi S. Tujuwale, MS. Semoga apa yang pernah dikerjakan oleh almarhum selama mengabdikan diri sebagai PNS di Minsel, akan menjadi kenangan dan ditindaklanjuti oleh para ASN untuk mewujudkan Minsel Hebat, Berkepribadian dan Sejahtera. Dan untuk keluarga yang ditinggalkan, anak-anak dan cucu-cucu semoga dikuatkan, teristimewa mendapat penghiburan yang sejati dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Slamat Jalan pak Budi,” ucap FDW yang akrab dikenal sebagai pengacara Megawati Soekarnoputri, saat membela kisruh dualisme kepemimpinan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dan berhasil memenangkan gugatan Megawati Soekarnoputri di Pengadilan Negeri Manado sehingga putri Bung Karno itu diakui sebagai Ketua Umum PDI.

(Brandon Sulutlink)

About Redaksi 2

Check Also

Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara Salurkan Bantuan Bencana Banjir Bandang Di Kota Manado

Mitra – sulit link. Com Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) salurkan bantuan bencana di Kota …