web analytics

MUI Sulut Gelar Zikir Bersama di Mitra

Mitra,Sulutlink.com-Pihak Majelis Ulama  Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar zikir bersama, di Desa Malompar Timur kecamatan Belang kabupaten Minahasa Tenggara, Rabu (21/3/2018).

Dalam acara tersebut, dihadiri ketua MUI Porvinsin Sulut KH. Abdul Wahab Abdul Gafur, Bupati Bolsel Herso Mayulu, Dandim 1302 Minahasa,Kapolsek Belang AkP Budi Maryoto dan pimpinan pusat pengkajian Tauhid Tasaut Asia Tenggara Abuyah Syekh H Amran Wali Al Khalidi dan sekira 1000 orang undangan yang hadir dalam acara tersebut.

Bupati Bolsel Hj.Herson Mayulu dalam sambutannya mengatakan, bahwa permasalahan yang dihadapi umat saat ini sangatlah kompleks,yakni yang paling memprihatinkan runtuhnya pilar pilar kekuluargaan dan kebersamaan umat terutama dalam Islam, dimana saat ini nilai-nilai ke Islaman terkesan sudah mulai tergeser. “Generasi Islam saat ini telah terpengaruh dengan teknologi yang sedang berkembang, yang menyebabkan generasi muslim jauh dari seruan untuk melakukan kebaikan dan kebajikan.”ujarnya sambil menambahkan bahwa masyarakat harus cerdas dalam merespon isu-isu yang terjadi saat ini, agar tidak terprovokasi apalagi memasuki saat ini memasuki tahun politik.

Dia mengarakan di negara Indonesia memiliki payung hukum yang kuat dan mendasar, yaitu landasan Empat pilar kebangsaan.
“Sementara ini, pilar- pilar uquah insanniyah semakin diporak porandakan. Negara indonesia ini bukan negara agama tapi negara Pancasila, Jadi jangan memaksakan kehendak untuk menjadikan Indonesia sebagai negara agama.”tuturnya

Sementara itu, Ketua MUI Sulut KH. Abdul Wahab Abdul Gofur LC dalam arahanya antara lain mengatakan bahwa tugas MUI adalah berdiri dan mengayomi semua umat. Dan hingga saat ini MUI masih dipercaya pemerintah untuk memutuskan segala sesuatu yang berkaitan dengan agama.

“Saya selaku ketua MUI Sulut, bertanggung jawab untuk mengayomi seluruh ummat yang ada di provinsi Sulut, dan MUI sendiri direkomendasikan pemerintah sebagai lembaga pengayom dan pemersatu umat” tuturnya.

Untuk itu kata Dia, negara adalah perkumpulan manusia dan tinggal pada sebagian belahan bumi, mereka secara kebersamaan membuat suatu kesepakatan dengan membuat Undang – Undang peraturan untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran.

“Untuk itu kita sebagai generasi penerus bangsa saat ini, kita patuh terhadap UUD 1945 dan Pancasila, sebagai bentuk kecintaan kita terhadap tanah air. Mari kita ciptakan kedamaian dan ketentraman menuju Indonesia sejahtera dan bermartabat.” tandasnya.(Rusli m)

About Nando

Check Also

Residivis Curanmor dan Curanik Diringkus Gabungan Tim Maleo dan Tim Totosik

Manado, Sulutlink.com – Tim Maleo Polda Sulut bersama Tim Totosik Polres Tomohon ringkus residivis curanik …