web analytics

Pejabat Inilah Penyebab Jatuhnya Wibawah Gubernur Olly Dondokambey

images(6)Sulutlink,Manado. Kedatangan Fahri Hamzah di Sulawesi Utara beberapa waktu lalu yang mendapat penolakan kelompok yang tergabung dalam aliansi Ormas Adat Minahasa, akhirnya berbuntut panjang dengan terancamnya posisi Kepala Kesbangpol Propinsi Sulawesi Utara.

Perbincangan hangat penggantian Kepala Kesbangpol Propinsi Sulawesi Utara yang dijabat Drs. Steven Liow mengemuka dalam Diskusi Kebangsaan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional (20/5) yang digagas Forum Senior KNPI Propinsi Sulawesi Utara di Markas KNPI Sario Manado.

Forum Senior KNPI Sulawesi Utara mencermati kondisi bangsa Indonesia belakangan ini baik ditingkat Nasional, terutama ditingkat Propinsi Sulut yang sempat digemparkan aksi anarkis penolakan terhadap kedatangan Fahri Hamzah hingga masuk kedalam area vital Bandara Sam Ratulangi Manado beberapa waktu lalu.

Hal terpenting yang menjadi perhatian Forum Senior KNPI Sulut atas peristiwa tersebut dimana ” Jatuhnya Wibawah seorang Gubernur Olly Dondokambey ” yang diteriaki masa pendemo.IMG_20170520_161839

Lantas siapa yang harus bertanggung jawab atas jatuhnya wibawah seorang Gubernur, tanya Reiner Oentoe. Tentu yang paling bertanggung jawab adalah Kepala Kesbangpol Steven Liow, sambung Reiner, menjawab pertanyaannya sendiri.

Menurut Reiner Ointoe, dalam kasus ini sebagai bukti tidak hadirnya Kesbangpol sebagai mata dan telinganya Gubernur, sehingga Steven Liow  Kepala Kesabangpol harus bertanggung jawab, tetapi ini bukan karena tidak suka sama Steven Liow, tegas Reiner, tetapi tidak mampunya dia sebagai Kepala Kesbangpol. mungkin diposisi lain boleh.

Kata Ointoe, Kesbangpol harus bertanggung jawab terhadap kondisi sosial – polotik di Sulut termasuk berkomunikasi dengan Ormas dan Partai Politik sehingga tidak terjadi kecolongan seperti peristiwa kunjungan Fahry Hamzah.

Pernyataan Gubernur tentang posisi Fahry Hamzah dalam tugas sebagai pejabat Negara sehingga harus dijemput langsung oleh Gubernur, tidak lebih dari pembelaan diri saja, itu tidak bisa, tegas Ointoe.

Ketidak mampuan seorang Steven Liow menurut Reiner, karena informasi yang beredar di Medsos beberapa hari sebelumnya lewat akun FB Johny Kalangi dan Olden Kansil tentang isue kedatangan Fahri Hamzah bersama Sekjen FPI, harusnya Steven Liow melacak kebenaran informasi tersebut melalui intelijentnya. Kemudian mengambil langkah antisipasi terkait isue yang beredar tersebut dalam bentuk kalrifikasi kebenarannya kepada kelompok-kelompok yang melakukan pergerakan masa di lapangan.

Dengan kecolongan ini maka Reiner mengusulkan agar Gubernur mempertimbangkan orang yang mampu sebagai Kepala Kesbangpol Propinsi Sulut yang mampu menjaga kewibawaan Gubernur Sulawesi Utara dimata rakatnya sendiri. Maka sebagai Senior KNPI tentu tidak salah mengusulkan posisi Kepala Kesbangpol kepada Eddy Humiang yang dinilai berpengalaman dan terbukti berhasil sebagai Kasat Pol PP Sulawesi Utara, tutup Ointoe.(jansen)

 

 

 

About Redaksi 2

Check Also

Hendry Walukouw Gelar Sosper Kepada Masyarakat di Desa Dimembe Kabupaten Minut

Maret 30.2023.red:karel tangka Sulutlink.com – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Hendry Walukouw menggelar Sosialisasi …