Pemerintah Perpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Manado, Sulutlink.com – Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai dari tanggal 20 April sampai dengan 3 Mei 2021 sesuai hasil rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto dalam tayangan di kanal youtube Sekretariat Presiden langsung dari Istana Kepresidenan, Jakarta (19/04/2021).

“Kasus aktif per 18 April single digit atau 6,6 persen dan ini perbaikan dibandingkan dua bulan lalu di mana di bulan Februari kasus aktifnya 16 persen. Kemudian positivity rate 11,2 persen dibandingkan di bulan Februari tertanggal 9 29,42 persen. Kemudian bed occupancy rate rata-rata adalah 34-35 persen dan tidak ada provinsi yang bed occupancy rate-nya di atas 60 persen,” ujar Menteri Airlangga.

Airlangga menjelaskan sejak diterapkannya program PPKM dan PPKM mikro di bulan Januari dan Februari hal ini telah mulai berhasil mengendalikan laju penularan Covid-19 yang ditandai dengan penurunan rata-rata kasus aktif.

Menurut catatan pada bulan Januari kasus aktif tercatat 15,43 persen, pada Februari 13,57 persen, pada Maret 9,52 persen, dan pada April 7,23 persen.

“Sedangkan kasus aktif secara mingguan, minggu kedua Februari 176.291 kasus per minggu, minggu ketiga April menjadi 106.243 kasus per minggu,” tambah Menteri Airlangga.

Dari hasil evaluasi tersebut, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM mikro menjadi tahap keenam, mulai tanggal 20 April sampai dengan 3 Mei 2021.

Pemerintah juga akan memperluas cakupan provinsi yang akan menjalankan program PPKM mikro.

(edit:ryn)

You must be logged in to post a comment Login