web analytics

Pemkot Manado Siapkan Pengaduan Publik Online

smart citySimulasi aplikasi pengaduan berbasis Online, Qlue, dilanjutkan pada hari kedua. Simulasi ini yang digelar Rabu, 31 Agustus 2016 yang dipimpin oleh Wawali Manado, Mor Dominus Bastian, melibatkan seluruh Camat dan pihak terkait seperti PD Pasar, Dinas Tata Kota, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas PU, Dinas Kebersihan, Dinas Kominfo, dan Tim Siskom I Pad.

Pada simuasi ini telah berhasil menyepakati 10 modul aduan yang kesemuanya menjadi tanggung jawab Camat dan instansi terkait.

Berikut daftar modul yang akan dikembangkan dalam uji coba :

1. Sampah, penanggung jawab tindak lanjut (pj) Camat, Dinas Kebersihan, PD Pasar
2. Coretan dan Iklan Liar, pj Camat dan Sat Pol PP
3. Parkir liar, pj camat, Dishub, dan Sat Pol PP
4. Lampu rusak, pj camat dan dinas tata kota
5. Pengisian, pj camat, dinas sosial, satpol PP
6. Banjir dan longsor, pj camat, bpbd, dinas PU
7. Kebakaran, pj camat, dinas pemadam kebakaran
8. Pohon tumbang, pj camat, badan lingkungan hidup, dinas kebersihan, dan PU
9. Narkoba, pj camat, bnk, dan tim terpadu
10. PKL liar, pj camat dan Pol PP.

Wakil Walikota Manado, Mor Dominus Bastiaan saat memimpin simulasi yang menghadirkan tim Qlue Jakarta, mengingatkan pentingnya kesiapan dan kesigapan para camat dan pihak terkait.

“Laporan masyarakat nantinya akan dengan mudah disampaikan, yang menjadi perhatian kami adalah tindak lanjut aparat yang bertanggung jawab. Mereka nanti perlu diberikan reward.” ujarnya.

Simulasi hari kedua ini menimbulkan optimisme di jajaran camat yang menyatakan kesiapan mereka untuk terus belajar dan mengawal tindak-lanjut dengan sharing knowledge serta aplikasi dengan jajaran di bawahnya. Tim Qlue sendiri dalam simulasi kembali menyajikan sistem pelaporan, recording, tindak lanjut, serta ranking per kelurahan yang bisa dilihat oleh publik. Sebagian besar peserta simulasi pun sudah berhasil menginstal aplikasi dalam Android masing-masing untuk kepentingan uji coba nanti. Bila Pemkot Manado sudah siap, maka layanan aplikasi ini akan dilaunching ke publik.

Menariknya, di akhir simulasi, Wakil Walikota Mor Bastiaan menyiapkan 20 unit handphone untuk para eksekutor laporan di lapangan menindaklanjuti di kecamatan dan SKPD terkait.

“Hari ini semua tim wajib download dan mulai besok layanan ini akan diuji coba di kalangan internal pemerintahan dan tim.” ujar Wakil Walikota.

About Redaksi Sulutlink

Check Also

Sekretariat DPRD Sulut Gelar Kegiatan Sosialisasi Perda Covid dan Perda Fakir Miskin

  Setwan Glady Kawatu saat pengarahan kepada Nara Sumber dan Staf Pendamping di Ruang Rapat …