web analytics

Pemprov Sulut Utus dr. Devi Rakor Bersama Kemenko PMK

Pemprov, Sulutlink.com – Mewakili Gubernur Olly Dondokambey, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sulawesi Utara (Sulut) dr. Kartika Devi Tanos, menjadi pembawa materi pada rakor Instrumen Capaian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Kawasan Perbatasan, yang dilaksanakan di Gedung Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Selasa, (3/9/2019)

Dalam rakor itu, Istri Wagub Sulut Steven Kandouw, dr. Devi menjadi pembicara membawakan materi tentang Capaian Pembangunan Manusia di Provinsi Sulut.

Banyak hal yang dipaparkan diantaranya terkait pengembangan SDM unggul dimana Sulut yang menjalin kerjasama dengan Tiongkok dan Jepang untuk program magang bagi lulusan SMA sederajat selama kurang lebih 3 tahun, hal itu menurut Davi lebih relevan kepada penguatan penguasaan bahasa asing dan keterampilan kerja guna menunjang program Global Sustainable Tourism Training.

disamping itu dr. Devi mempresentasikan perkembangan kunjungan wisatawan yang meningkat tajam ke Provinsi Sulut di tahun 2018 mencapai 127.879 wisatawan yang berdampak pada occupancy rate hotel mencapai 70 persen.

Lanjut dr. Devi, untuk target pencapaian Sulut sebagai Provinsi paling toleran berdasar hasil survei Setara Institute, menempati indeks kerukunan nomor satu se Indonesia di Kementerian Agama, (kemenag), indeks kebahagiaan menurut BPS menempati ranking tiga nasional.

dr. Devi mengemukakan terkait kinerja pembangunan desa di Sulut menunjukkan tren yang positif dimana di tahun 2016 dari 15 desa maju di tahun 2018 menjadi 66 desa maju, tahun 2016 ada 554 desa berkembang di tahun 2018 menjadi 734 desa berkembang, tahun 2016 ada 852 desa tertinggal di tahun 2018 berkurang menjadi 640 desa, tahun 2016 ada 84 desa sangat tertinggal di tahun 2018 berkurang menjadi 66 desa.

“ Diprediksi secara makro kita bisa berpendapat bahwa pembangunan desa di wilayah Sulawesi Utara relatif sudah baik. Tetapi masih ada pekerjaan rumah untuk menuntaskan 66 desa sangat tertinggal,” katanya.

dr. Kartika Devi Tanos berharap dukungan penuh terhadap paparan materinya melalui forum ini capaian dan permasalahan pembangunan mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat.

“Bersyukur melalui kesempatan menyuarakan secara langsung kondisi, situasi, capaian pembangunan, permasalahan dan tantangan dari wilayah perbatasan NKRI yang masih harus diselesaikan yang tentu saja membutuhkan komitmen dan perhatian khusus dari Pemerintah Pusat,” tandas Devi.

Rakor didukung penuh, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kawasan Sonny Harry B. Harmadi, Asisten Deputi Pemberdayaan Kawasan Strategis dan Khusus Kemenko PMK Wijanarko Setiawan, serta para undangan dari pejabat kementerian terkait (*)

redaksi2Supit September 4 2019

About Skt Biro Deprov

Check Also

Vonny Paat Pimpin Rapat Pansus Ranperda Pendidikan DPRD Sulut, Liputo: Kaji Lagi Kebijakan Sumbangan Sukarela Sekolah

  Januari 23.2023.admin: karel tangka Sulutlink.com – Rapat Panitia Khusus (pansus) yang dipimpin Ketua panitia …