web analytics

Pertemuan Bilateral: Presiden Jokowi Bahas Penanganan Covid-19 dan Nasionalisme Vaksin

Manado, Sulutlink.com – Presiden Jokowi bertukar pikiran dengan Kanselir Jerman Angela Merkel di Bidang Kesehatan, dalam hal ini penanganan Covid-19 di masing-masing negara (13/4).

Kedua pimpinan menyampaikan kekhawatirannya dengan masih terjadinya nasionalisme vaksin.

Nasionalisme vaksin adalah kondisi dimana suatu negara ingin mengamankan stok vaksin untuk kepentingan negaranya sendiri.

Presiden Jokowi dan Kanselir Merkel juga membahas penanganan kasus Covid-19 di negara masing-masing.

Dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi menyampaikan kasus ter-konfirmasi positif  COVID-19 di Indonesia sudah mulai membaik. Hal ini disebabkan oleh penerapan protokol kesehatan serta kebijakan micro lockdown sampai pada tingkat desa melalui Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro).

“Di bulan Januari, angka positif Indonesia sempat mencapai lebih dari 14 ribu dalam satu hari. Sementara dalam dua minggu ini, angka positif berkisar 4-5 ribu per hari”, kata Presiden Jokowi melansir Sekretariat Presiden.

Program vaksinasi yang sudah mulai dilakukan di Indonesia, di mana Indonesia menggunakan dua vaksin yaitu Sinovac dan Astra Zeneca tambah Presiden Jokowi dalam penjelasannya.

(ryn)

About Redaksi 2

Check Also

Menuju Herd Immunity, Polres Minahasa Adakan Vaksinasi Keliling

Minahasa Selatan, Sulutlink.com –  Dalam rangka upaya percepatan Vaksinasi Covid-19, Polres Minahasa Selatan dan jajarannya …