web analytics

Pewarna Sulut Menggelar Rakerda Ke II Tahun 2021, Penuhilah Panggilan Pelayananmu

MANADO, Sulutlink. com — Jelang Akhir Tahun, Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna)  Provinsi Sulawesi Utara menggelar kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke II Tahun 2021 dalam Dalam rangka optimalisasi penyusunan recana program kerja strategi untuk tahun 2022, Sabtu, 30 Oktober 2021 bertempat di RM Pondok Bambu Kecamatan Mapanget Kota Manado.

Tujuan digelarnya kegiatan tersebut merupakan pertemuan keakraban antar anggota pewarna yang ada di provinsi sulut sekaligus berdiskusi saling menyampaikan hal-hal yang bermanfaat seperti kekurangan kekurangan mungkin ada, perlu diperbaiki.

Selain itu, dalam kegiatan rakerda ini, sesama anggota bisa saling mengenal, saling membangun persatuan dan saling berbagi pengalaman di lingkungan pewarna agar organisasi ini bisa bertumbuh kembang sesuai harapan, setidaknya Pewarna akan lebih baik dan terorganisir,  dan mempererat tali persaudaraan.

Kegiatan Rakerda diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin Pdt Dr Longkutoy, M.Th.

Pdt. Longkutoy dalam khotbahnya mengusung pesan firman melalui  2 Timotius 4:1-2,  perikop  ‘Penuhilah panggilan pelayananmu,  demikian yang tertulis dalam Alkitab Perjanjian Baru;

1. Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan- Nya: 2. Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

Seiring dengan Visi dan Misi, Pdt. Longkutoy menekankan Pewarna harus  memberitakan situasi apapun, tetapi berita dari Pewarna harus menciptakan situasi yang kondusif.

Berita terpenting yang harus diberitakan yaitu berita tentang keselamatan. Pemberitaannya harus menggambarkan  pemberitaan yang mengutamakan kasih.

“Pewarna harus mampu meredam kondisi dan situasi apapun.

Wartawan nasrani tujuannya memberitakan berita yang menciptakan sesuatu yang kondusif dan harus dipertanggungjawabkan.

Pdt. Longkutoy mengingatkan ‘Komersialisasi’  tapi nasraninya harus diutamakan,”tandas Wakil Ketua Majelis Daerah GPDI Indonesia.

 

Kegiatan Rakerda ke 2 Pewarna Provinsi Sulut dilanjutkan sambutan sekaligus pembukaan kegiatan oleh Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulut Steven Liouw.

Dalam sambutannya Kepala Kesbangpol Drs. Steven Liouw mengatakan,  Pewarna harus mewartakan kebenaran yang membawa damai sejahterah dengan kasih kristus dengan  menghantsr  umat Tuhan masuk dalam kerajaan sorga. Jalani visi dan misi hidup sesuai ajaran Kristus, itu yang harus diwartakan. Sebab, Kasih Kristus dapat menembus keterbatasan.” ujarnya.

”Indentitas wartawan nasrani memenuhi tugas dan panggilan,  prinsip wartawan sebagai orang beriman harus dijaga. Jaga integritas diri, jaga identitas dan memeliharanya. Bersinergi dengan pemerintah dan instansi terkait dalam membangun, merawat dan toleransi. Kita saling menjaga sebagai Tubuh Kristus,” tandas Liouw.

Sementara, perwakilan Kepala bidang urusan agama kristen Kanwil Kementrian Agama Provinsi Sulut Pdt Dr Sonia Tampanguma, SAg MTH menyampaikan, lewat pelayanan selaku wartawan nasrani harus merawat kerukunan kasih persaudaraan yang ada di Sulut.

Bukan hanya beragama kristen tetapi menjadi perekat hubungan antar agama-agama yang lain.

“Sebagai kaum nasrani, Pewarna mewakili umat kristen. Sejatinya sebagai wartawan punya jati diri sebagai orang kristen, kehadiran wartawan sangat dibutuhkan untuk menjadi alat menyampaikan hal-hal positif dan merekat hubungan antar umat beragama di Sulut. Selamat mengikuti rakerda, mari kita bangun sulawesi utara yang kita cintai,” pesan Tampanguma kepada wartawan Pewarna yang hadir.

Dilanjutkan kegiatan Rakerda dan teknisnya dipandu oleh Ketua DPD Pewarna langsung membentuk 3 tim komisi 1, 2 dan 3. Masing – masing tim dapat menyampaikan usulan atau masukan hal-hal yang relevan untuk program tahun 2022 serta penyempurnaan program tahun 2021 yang belum sempat dilaksanakan,  dan nantinya akan disampaikan pada saat Rakernas.

Sebelumnya secara singkat Ketua DPD Pewarna, Fransisco Manossoh   mengevaluasi kinerja Pewarna Sulut 2021 yang akan dijadikan dasar pengkajian kegiatan-kegiatan Perwarna Sulut untuk selanjutnya menjadi bahan kajian oleh  DPW ditingkat Kabupaten dan Kota.

“Semoga hasil rakerda ke-2 Pewarna Sulut, tentang  apa yang telah disepakati bersama, nantinya usulan-usulan tim, usulan-usulan rencana program tahun 2022 Pewarna Sulut  tersebut akan disampaikan melalui Rakernas dapat terlaksana. Ini butuh sinergitas antara pimpinan dan anggota” tutur Manossoh.

Diakhir kegiatan Rakerda Pewarna Sulut, diwarnai penyerahan oleh Ketua DPD kepada Perwakilan Kabupaten Kota,  Surat Keputusan Mandat Pembentukan Ketua DPW Pewarna pengurus cabang 6 kabupaten/kota, Minahasa utara, Minahasa, Minahasa Selatan, Manado, Bitung dan Sangihe.

“Saya berharap setelah terima surat mandat ini, pengurus langsung melakukan pembentukan struktur kepengurusan Pewarna di kabupaten kota dan mampu memberi warna yang indah.” pungkas Manossoh. (Karel).

About DeProS Red

Check Also

Terhitung 24 Desember Sampai 2 Januari Pemerintah Tetapkan PPKM Level 3

Minahasa Selatan, Sulutlink.com – Pemerintah telah menetapkan status PPKM Level 3 yang berlaku diseluruh Wilayah …