web analytics

Polda Metro Jaya Larang Aksi Jalan Kaki pada Demo 112

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (1/2/2017). Foto. AM Pratama

Sulutlink.com – Jakarta, Kepolisian melalui Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono memastikan, pihaknya melarang aksi jalan kaki ke Monas dan Bundaran HI pada 11 Februari 2017 atau aksi Demo 112. Polisi tak akan mengeluarkan surat izin.

Seperti yang dikutip pada halaman kompas.com “Polda Metro Jaya kembali menegaskan kegiatan turun ke jalan pada 11 Februari adalah dilarang,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (8/2/2017)

Argo menguraikan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1989, dalam Pasal 6 dijelaskan, penyampaian pendapat di muka umum yang mengganggu ketertiban tidak diperbolehkan. Aksi dapat dibubarkan dan pesertanya dapat dikenakan sanksi hukum.

“Kami mempunyai cara bertindak, awalnya akan kami komunikasikan. Yang terpenting bahwa 11 Februari 2017 tidak diizinkan turun ke jalan,” tegas Argo.

Kendati demikian, kegiatan ibadah tidak akan dibubarkan.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya sudah mendapatkan informasi adanya pengumpulan massa pada 11, 12, dan 15 Februari 2017. Bahkan, polisi sudah menerima surat pemberitahuan untuk unjuk rasa pada 11 Februari 2017.

“Dari surat pemberitahuan yang kami dapatkan, tanggal 11 Februari, massa yang akan berunjuk rasa melakukan pengumpulan massa di Istiqlal, Shalat Subuh, lanjut, dan berjalan kaki ke Monas,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan, kemarin.

Sesuai rencana peserta demo aksi ini akan berawal dari Monas dan massa akan berjalan kaki ke Bundaran HI melalui Jalan MH Thamrin dan kembali ke Monas, setelah itu baru kemudian akan membubarkan diri.

About Redaksi 2

Check Also

Mario Mambu/Cliff Tangkuman dari Raewaya Sulut Perkasa di Seleknas AG 2022

Oleh : Bert Toar Polii Sulutlink.com – Mario Mambu/Cliff Tangkuman dari Raewaya Sulut Perkasa di …