web analytics

Priscilla Cindy Wurangian: Ranperda Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan Bukan Sekedar Aturan, Dampaknya Bermanfaat Bagi Masyarakat

 

Manado, sulutlink.com – Priscilla Cindy Wurangian, MBA dari Fraksi Partai Golkar pimpin Rapat Perdana bersama mitra kerja OPD Provinsi Sulut, Tim Ahli Akademisi, Staf Sekretariat DPRD Sulut mulai membahas Ranperda inisiatif DPRD tentang Rancangan Peraturan Daerah Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan di ruang Serbaguna Kantor DPRD Sulut, Senin 25/4/2022.(sulutlink.com).

Cindy, menjelaskan rapat tersebut dilaksanakan bertujuan guna mendapatkan informasi dan masukan terkait usulan pasal-pasal ranperda mana yang akan dibahas.

Selain itu, juga memberikan input dan informasi kepada tim ahli, yang pada satu bulan ke depan akan menyusun naskah akademik dan draft ranperda ini,” ucap Cindy.

Ketua Komisi II Cindy Wurangian, didampingi Wakil Ketua Komisi Kristo Lumentut

Ada banyak aspirasi dan masukan masyarakat saat turun lapangan dan mereka minta agar dibuatkan peraturan daerah tentang usaha peternakan dan kesehatan hewan.DPRD dalam hal ini Komisi II berinisiatif tindak lanjuti aspirasi mereka.

” Berdasarkan aspirasi, masukan dari masyarakat itu, tentunya kami mengharapkan kedepan agar melalui ranperda ini, terkait permasalahan- permasalahan yang saat ini dalam penyelenggaraan peternakan dan kesehatan hewan bisa teratasi,” tegas Cindy saat wawancara media di ruang serbaguna DPRD Sulut, Senin 25/4/2022.

Turut hadir Anggota Komisi II Inggriet Sondakh, Herry Rotinsulu dan Sandra Rondonuwu

Lanjut Cindy, bahwa pihaknya mengapresiasi kepada teman- teman komisi II dan pihak- pihak terkait, ranperda ini bisa masuk dalam Propemperda tahun 2022, karena dianggap urgent dalam mengatasi untuk melakukan pencegahan terhadap berkembangnya virus yang bisa menimbulkan penyakit berbahaya sehingga bisa menyerang ternak.

“Kan salah satu virus yang sempat menggemparkan seluruh dunia, virus ASF atau African Swine Fever yang menyerang ternak babi. Jika diserang oleh virus ini, seratus persen ternak babi pasti mati,” tutur Cindy.

Cindy berharap bahwa dengan adanya ranperda tentang penyelenggaraan peternakan dan kesehatan hewan dan nantinya akan ditetapkan menjadi perda, hal ini bisa memberikan solusi dalam pencegahannya,” tandas Cindy Legislator dapil Bitung Minut.

 

Terkait pembentukan ranperda Cindy mengungkapkan bahwa saat ini instansi terkait sering mengeluhkan kekurangan anggaran untuk melakukan sosialisasi pencegahan virus atau penyakit terhadap hewan ternak diantaranya seperti babi, unggas, ayam dan burung wallet.

Maka dengan adanya perda ini nanti, kita harapkan semua permasalahan-permasalah ini bisa terselesaikan, sehingga tidak lagi menambah beban masyarakat, selain itu ada pencegahan terhadap potensi penyakit/virus yang masuk ke Sulut,” imbuhnya

Disisi lain lanjut Cindy, lalu lintas terhadap pergerakan ekonomi dari penyelenggaraan peternakan dan produk-produk turunan dari peternakan akan bisa membantu usaha peternak.

“ Semua aspirasi baik itu saran dan masukan dalam pembahasan perdana ini, nantinya kita maksimalkan lagi bersama dengan tim ahli dalam menyusun naskah akademik dan draft ranperda, sehingga aturan-aturan yang dibentuk DPRD bukan hanya sekedar aturan saja, tapi benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” urai Cindy.

Turut hadiri dalam rapat perdana pembahasan, Kristo Lumentut Wakil ketua Komisi II, anggota Inggried JNN Sondakh, anggota senior Herry Rotinsulu, Sandra Rondonuwu, pemangku kepentingan APB Asosiasi Perunggasan dan Balai Karantina Kelas I Manado, Dinas Pertanian dan Peternakan. Edit: Karel.adm.2

About DeProS Red

Check Also

Masyarakat Kelurahan Winenet Dua Aertembaga Kota Bitung Hadiri Sosper Anggota DPRD Sulut Johny Panambunan

Bitung, sulutlink.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Johny Panambunan …