web analytics

Problematik Pelaksanaan UNBK SMP di Kabupaten Minahasa Selatan

Minsel,Sulutlink.com – Pelaksanaan kegiatan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) tingkat SMP di Kabupaten Minahasa Selatan, ternyata menyimpan beberapa problematik tersendiri.

Diketahui untuk pelaksanaan UNBK tahun ajaran 2017/2018 Kabupaten Minsel, diikuti oleh 4024 siswa yang tersebar pada 83 Sekolah Menengah Pertama di Minsel.

Tercatat ada 40 SMP yang melaksanakan UNBK secara mandiri dan 43 SMP lainnya melaksanakan UNBK bergabung dengan sekolah lainnya.

Problematiknya dari pelaksanaan kegiatan UNBK di 43 SMP yang bergabung dengan sekolah lainnya, dinilai telah menyusahakan orang tua siswa dan siswa itu sendiri.

Dinas Dikpora Kabupaten Minsel, dinilai kurang peka dengan derita orang tua dan siswa miskin, yang harus rela merogoh kocek (uang tambahan), demi mengikut sertakan anak mereka pada kegiatan UNBK disekolah lainnya.

“Adoh kasiang ini hidup. Apalagi yang dibebankan ini ! Katanya Bupati dukung sekolah gratis di Minsel. Tapi kenapa jadi menyusahkan saat ada kegiatan UNBK,” ujar Melati, orang tua murid yang meminta identitasnya disamarkan.

Problematik UNBK juga dirasakan secara langsung oleh para Kepala Sekolah dan guru pengawas, dimana biasanya mereka mendapatkan suntikan dana penunjang kegiatan ujian nasional, tapi kali ini di kegiatan UNBK dananya tak jelas lagi alias “linglung” nasibnya.

“Biasanya setiap kegiatan Ujian Nasional selalu ada dana penunjang UN berdasarkan jumlah siswa yang ada, tapi sekarang dana tersebut nda jelas alasannya,”ucap Kepsek SMP di Tumpaan.

Sementara itu Kadis Dikpora Kabupaten Minsel DR Fietber Raco saat dimintai konfirmasi via telpon selular hanya berkomentar singkat, “tolong hubungi Kabid Dikdas, dia banyak tau datanya,”ucap Raco mengelak. (JoTam)

 

About JoTam

Check Also

Kian Meresahkan Masyarakat, Tim Totosik Amankan 6 Pelaku Balap Liar di Tomohon

Tomohon, Sulutlink.com – Merespon laporan masyarakat terkait adanya balapan liar di jalan raya kompleks perkantoran …