web analytics

Puan Maharani Tinjau Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Kota Bitung

Mentko PMK RI Puan Maharani didampingi Gubernur Sulut Olly beserta Walikota Bitung, Max J Lomban saat meninjau lokasi banjir bandang dan tanah longsor itu, di Kel. Tandurusa Kec Aertembaga, Kota Bitung, Senin 13/2/2017 (Foto. ist)

Sulutlink.com – Bitung, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani didampingi oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey beserta para jajarannya, meninjau langsung lokasi banjir bandang dan tanah longsor itu, di SD Katolik Santo Andreas, Kel Tandurusa Kec Aertembaga, Kota Bitung, rombongan langsung disambut oleh Walikota Bitung, Max J Lomban, Senin 13/2/2017.

Puan yang semula direncanakan bertolak ke Jakarta pagi ini, memutuskan untuk menunda kepulangan dan menambah agenda kegiatan di Sulawesi Utara, dengan  meninjau langsung para korban dan melihat lokasi bencana alobat banjir bandang dan tanah longsor di Kota Bitung.

Banjir bandang dan tanah longsor akibat pasca diguyur hujan deras delapan jam lamanya sejak Minggu dini hari di Kota Bitung, Menurut data terakhir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut, bencana banjir bandang telah menghantam empat kecamatan yaitu tujuh kelurahan di Kec Aertembaga; dua kelurahan di Kec Maesa; dua kelurahan di Kec Lembeh Utara; dan empat kelurahan di Lembeh Selatan. Banjir bandang menghancurkan 1132 rumah dan longsor sebanyak 30 rumah, sementara 4622  jiwa kini mengungsi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini hanya dua korban luka berat dan kini tengah ditangani di rumah sakit terdekat.

Di kesempatan ini Menko PMK Puan Maharani menyerahkan bantuan antara lain kasur (500), selimut (1000 L), alkon (10 unit), genset (10 unit), tong air (10), karung (1000 L), tikar (100), cangkul (15), sekop pasir (15), beras dan ikan kaleng (1 ton), dan dana segar untuk BPBD (Rp200 juta).

“Saya hadir di sini mewakili pemerintah untuk memberikan bantuan. Mungkin jumlahnya belum seperti yang diharapkan tetapi inilah bentuk simpati kami kepada masyarakat yang sedang terkena musibah. Jangan kembali ke rumah dulu karena situasi masih belum aman. Bantuan alat berat akan segera dikerahkan, kebutuhan makan juga akan dipastikan tercukupi,” ujarPuan Menko PMK saat berinteraksi dengan korban pengungsi.

Doselah –selah tinjauannya Puan meminta proses belajar mengajar harus terus berlangsung, meskipun sekolah diliburkan tetapi jika pun berhenti hanya sementara waktu saja\ dan harus dilanjutkan kembali. (red.)

About Redaksi 2

Check Also

Andrei Angouw Walikota Manado Genjot Vaksinasi Dosis Ke-2

Sulutlink – Wali Kota Andrei Angouw mengatakan, percepatan vaksinasi Covid-19 harus terus digalakkan apalagi Kota …