web analytics

RDP Komisi III DPRD Bersama Balai Sungai dan Satker Terkait, Tindak Lanjuti Aspirasi Warga

 

Manado, sulutlink.com – Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPRD Sulut bersama Balai Sungai tindak lanjuti sejumlah Aspirasi warga dari beberapa Dapil saat pelaksanaan Reses II Tahun 2021.

Rapat dengar pendapat dipimpin Wakil Ketua Komisi III Stella Runtuwene dari dapil Minsel Mitra didampingi Amir Liputo, dapil Kota Manado, Sherly Canggung dapil Nusa Utara, Agustien Kambey, dapil kota Nanado, dan Ronald Sampel dapil Nusa Utara. Sedangkan dari Balai Sungai dipimpin Plt. Novi Ilat dan sejumlah satuan kerja, kepala – kepala seksi terkait aspirasi yang dibahas,” Selasa (7/9).

Turut hadir mewakili Masyarakat Desa Kawangkoan Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara Pdt. Ferry Rondonuwu, Wakil Ketua DPD Desa Kawangkoan yang juga Utusan tokoh Agama.

Apa yang disampaikan di reses yang lalu, ada dua hal terpenting kembali diangkat disodorkan oleh wakil masyarakat kepada seluruh anggota Komisi III diantaranya soal proposal permohonan bantuan dari gereja ke pemerintah provinsi Sulut hingga saat ini belum direalisasi,” ungkap Alfius, Kepala Jaga 3 desa Kawangkoan, Minut dihadapan Anggota Komisi 3 dan Satker Balai Sungai dan sejumlah wartawan yang meliput kegiatan rapat bertempat di ruang rapat komisi III DPRD Sulut.

” Balai sungai sudah 2 tahun belum follow up.” tukas utusan masyarakat desa Kawangkoan, Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara itu.

Selanjutnya, disampaikan pula terkait infrastruktur akses jalan belakang lingkar Selatan sepanjang 1,2 km rusak parah, kendati jalan ini merupakan akses alternatif oleh masyarakat yang lalu-lalang lagi- lagi diusulkan melalui komisi III DPRD Sulut dan minta perhatian serta berharap meneruskannya ke bapak Bupati/wakil Bupati Minut, atau Bapak Gubernur/ Bapak Wakil Gubernur Sulut,” tuturnya

Lanjut Alfius mempertanyakan soal tanah milik desa Kawangkoan yang kurang lebih 3000 m posisi terkena bendungan.” tuturnya.

” Ada org lain so masuk, Kel Lolong mereka tidak bisa menunjukkan bukti-bukti kepemilikan bahwa itu milik mereka”.

“Jadi dua hal ini yang diminta untuk klarifikasi bersama komisi III dan Satker Balai Sungai’

Pantauan sulutlink.com dari sekian paparan terkait, langsung direspon
Anggota komisi III, Amir Liputo, meneruskan minta penjelasan Minta Balai Sungai jelaskan semua yang disampaikan masyarakat.

Plt Balai Sungai Ferry Rondonuwu, atas nama Balai Sungai, karna kepala Balai Sungai masih berada di Sumut, merespon soal Proposal Bantuan pembangunan Gereja di desa Kawangkoan, dari info yang diperoleh bahwa sudah pernah ada penawaran soal nilai namun pihak gereja menolak harga yang ditawarkan. Masih ada pembicara lanjut kedua pihak untuk bahas lebih lanjut.” papar Ilat.

Sementara itu PPK Bendungan Desi Tinangon terkait aspirasi warga, bahwa satker pangadaan tanah telah berkordinasi dengan pusat untuk proses eksekusi kepemilikan tanah, yang berkewenangan untuk eksekusi adalah pihak pusat,” tukasnya.

Ditambahkan Plt. Balai Sungai Novi Ilat Plt. Jalan sepanjang 3000 m dibagian belakang dekat Suwaan, sedang dalam proses di pengadilan sehingga penyelesaiannya melalui konsinyasi ke pengadilan dan silahkan masukan memasukkan data ke pengadilan untuk proses lebih lanjut.” ujarnya.

Amir Liputo, berharap apa yang disampaikan dan dijelaskan baik itu penjelasan/pertanyaan dari komisi III sudah dijawab Plt Balai Sungai dan Satker PPK pengadaan tanah khususnya proposal tidak problem, PPK pengadaan tanah oleh bapak-bapak yang mewakili aspirasi warga tinggal menunggu waktu proses lanjut.” tukasnya, sembari melanjutkan RDP ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III SR.

Plt. Balai Sungai berjanji apa-apa yang sudah klarifikalsi bersama komisi III DPRD Sulut, baik yang sedang berproses sampai bulan Agustus 2022 tuntas,” pungkasnya. Edit: adm2deprov (rel).

About DeProS Red

Check Also

Ketua KONI Sulut Singgung Millennium Sport Underwater Saat Lantik Pengurus KONI Bitung 2021-2025

Wakil Gubernur Sulut Steven O.E Kandouw selaku Ketua Umum KONI Sulawesi Utara melantik ketua dan …

Leave a Reply