web analytics

Rembuk Nasional Membangun Optimisme Bangsa

IMG_20170925_101629Manado. Sulutlunk.   Rembuk Nasional 2017 salah satu cara dalam membangun optimisme bangsa, terobosan dan capaian yang telah dilakukan dalam masa Tiga tahun pemerintahan Jokowi – JK layak diapresiasi.

Sementara program pembangunan yang masih dalam proses dan dirasa perlu dilakukan pembenahan atau koreksi dalam beberapa hal perlu ditelaah serta dikritisi untuk kemudian diberikan alternatif jalan keluarnya oleh kita bersama demi kebaikan dan kemajuan Indonesia.

Terkait hal tersebut berberbagai kelompok masyarakat lintas disiplin dan profesi akan menggelar Rembuk Nasional bertema Membangun Untuk Kesejahteraan Rakyat di Jakarta International Expo-Kemayoran, Jakarta pada Rabu 25 Oktober 2017 mendatang.

Rembuk Nasional adalah pertemuan para akademisi, praktisi, analis, pelaku usaha, asosiasi profesi, mahasiswa, LSM, budayawan, seniman, awak media, dan masyarakat umum yang akan merembukan berbagai topik permasalahan yang menjadi prioritas pembangunan serta masalah aktual.

Rembuk Nasional 2017 ini akan memdalami 12 Bidang Rembuk (BR) terkait pembangunan dan masalah nasional yang perlu mendapat perhatian khusus yang akan diusulkan sebagai bahan perbaikan dan percepatan untuk 2 tahun ke depan.

Bidang Rembuk tersebut adalah BR#1 Pengelolaan Polhukam dan Ketahanan Nasional, BR#2 Merawat Kebhinnekaan dan Memperkokoh NKRI, BR#3 Menata Ekonomi, Industri dan Perdagangan, BR#4 Mempercepat Pembangunan Infrastruktur dan Konektifitas, BR#5 Menuju Kedaulatan dan Mengelola Keamanan Pangan, BR#6 Menata Pertambangan dan Ketahanan Energi Nasional, BR#7 Kemaritiman dan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan, BR#8 Menata Lingkungan, Kehutanan dan Pertanahan, BR#9 Kesehatan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial, BR#10 Pembangunan Sumber Daya Manusia Terperbarukan dan Pendidikan Vokasi, BR#11 Membangun Desa Berbasis Wisata, Budaya dan Industri Kreatif, dan BR#12 Cyber Resilience: Melindungi Pengelolaan Data dan Diseminasi Informasi Nasional.

Berbeda dari Rembuk Nasional 2015 dan 2016, Rembuk Nasional 2017 ini akan dilakukan dalam 2 tahap yaitu Rembuk Daerah (RD) dan Rembuk Pusat.

Rembuk Daerah dilaksanakan di 16 Perguruan Tinggi di 14 Provinsi diantaranya adalah Universitas Cendrawasih- Jayapura (Papua), Univ. Pattimura (Ambon), Univ. Hassanudin (Makassar), Univ. Samratulangi (Manado), Univ. Mulawarman (Samarinda), Univ. Udayana (Bali), Univ. Airlangga (Surabaya), Univ. Gajah Mada (Yogyakarta), Univ. Diponegoro (Semarang), ITB (Bandung), UI (Depok), IPB (Bogor), Univ. Sriwijaya (Palembang), Univ. Andalas (Padang), Univ. Sumatera Utara (Medan), dan Univ. Syiah Kuala (Banda Aceh), jelas Firdaus Ali selaku Ketua Rembuk Nasional 2017 pada Rembuk Nasional Bidang 11 di Auditorium Universitas Sam Rarulangi Manado.,(25/9) tadi siang.  (jansen)

About Redaksi 2

Check Also

Justman Entjaurau ST Terpilih Kembali Ketua Ikapolimdo Periode 2022-2024

  Manado, sulutlink.com – Kegiatan Rapat Musyawarah Besar (mubes) ke IV Pemilihan Ketua Umum Periode …