Reses I Tahun 2021, Braien Bawa Sejumlah Keluhan Warga Desa Kinilow ke DPRD Sulut

Braien Waworuntu bersama Warga Desa Kinilow Reses I Tahun 2021 jaring sejumlah aspirasi

Manado,Sulutlink.com – Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu jalin kebersamaan dengan warga Kinilow Kota Tomohon lewat kegiatan reses I tahun 2021, Sabtu (10/4).

Diawal kegiatan reses, Braien  menjelaskan tugas pokok Anggota DPRD Sulut.

“Anggota DPRD mempunyai 3 tugas pokok yakni Legislasi (pembuatan Peraturan Daerah), Pengawasan (mengawasi kinerja Eksekutif) dan Penganggaran (menata anggaran daerah),” kata Waworuntu.

Braien Waworuntu di sesi tanya jawab, banyak menerima aspirasi warga warga. Diantaranya dalam bentuk pengaduan masyarakat Kinilow.

> Fredy Montolalu merujuk ke Dinas Pariwisata Kota Tomohon agar sarana penunjang pembangunan Jalan Kinilow ke Kali yang belum diaspal segera ditindak lanjuti pengaspalannya.  

Montolalu juga menyentil bantuan UMKM mendapatkan kepastian kapan ditindak lanjuti,  selain itu mempertanyakan BPJS tenaga kerja pada 2 tempat.

> Ketua LPM,  Yusuf mengenai usulan yang ada dimusrembang itu kiranya mendapat pengawalan, dan khususnya infrastruktur Jalan-jalan  tani.

Kemudian Program Bidang Pendidikan dimintakan bantuan bagi siswa, apakan bantuan bea siswa, keringanan biaya bagi yang tak mampu dan lain-lain terkait kebutuhan siswa.

Melalui Anggota Dewan warga  Kinilow saat ini membangun balai pertemuan umum (BPU), masyarakat Kinilow memohon kepada pemerintah, pemprov sulut, walikota Tomohon dan Braien Waworuntu dapat memperjuangkan suluruh aspirasi masyarakat Kinilow.

Braien Waworuntu ingatkan Warga desa Kinilow Terapkan Protokol Kesehatan selama mengikuti Reses

Menjawab usulan dan masukan masyarakat Kinilow, Braien Waworuntu yang adalah Ketua Komisi IV DPRD Sulut,  mengatakan bahwa penyampaian aspirasi ini pasti akan diperjuangkan melalui lembaga DPRD tapi dengan skala prioritas yang ada.

“Terkait Infrastuktur, hal itu akan disampaikan ke Walikota Tomohon dan untuk bantuan sosial masih terkendala oleh data yang ada,” ungkap BW.

> Jhony Tombokan mengeluhkan terkait air Kinilow yang dibawa ke Tomohon sehingga warga kinilow kesulitan mendapatkan air. Kami usul sebaiknya dibangun Bak Air.

> Jan Runtulalo, Pelayanan Rumah Sakit terkait pasien Covid, Pasien diidentifikasi covid sehingga dikubur protokol covid. Tapi selang 40 hari hasil Swab negatif. Dirinya mengusulkan agar diundang hearing. Dan juga meminta bantuan bedah rumah karena masih banyak rumah tidak layak huni (RTLH) yang belum tercover, demikian pula dengan bantuan sosial.

Ditanggapi BW, hal tersebut akan dikoordinasikan lagi dengan Dinas terkait untuk air.

Soal Rumah sakit telah dipanggil hearing untuk masalah dimaksud. Saya akan berusaha berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa untuk menyampaikan aspirasi tersebut,” janji Politisi Partai NasDem itu.

> Lurah Permana Pangalila, Balai Pertemuan Umum (BPU) tidak ada anggaran pemerintah sehingga dimintakan bantuan untuk melanjutkan pembangunannya. Kemudian terkait BPJS Kesehatan dan Bedah Rumah sementara wakru masih dalam pendataan (syarat harus memiliki sertifikat / surat ukur kepemilikan).

BW mengatakan dikoordinasikan lagi dengan komisi III terkait BPU mengingat anggaran sementara di refocusing ke vaksinasi.

“Intinya semua aspirasi masyarakat Kinilow yang masuk, nantinya akan disampaikan disidang paripurna, dan pasti akan didengar oleh pemerintah provinsi Sulut, dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut,” Pungkas Braien Waworuntu. (**)

(Karel)

You must be logged in to post a comment Login