Reses I Tahun 2021 di Desa Kalawat, Kapojos Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

Manado, Sulutlink.com – Ini janji Ketua Komisi III DPRD Sulut Berty Kapojos yang didampingi Staf Khusus, Donny  Poluakan SIP,  ketika membuka Reses I tahun 2021 tadi pagi jam 11:00 di desa Kalawat, Jumat (9/4).

Pantauan Sulutlink.com  Lokasi Reses bertempat di Kantor  Hukum Tua Desa Kalawat, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara.

Selama reses berlangsung, tim pengarah acara selalu mengimbau terapkan prorokol kesehatan 3 M.

Disesi pertama tanya jawab, Ketua Berty mempersilahkan tiga penanya yang ingin menyampaikan unek uneknya. Magdalena Kailola, dari jaga 10 menanyakan siapa yang bertanggung jawab di komplek kami kesulitan dapat air,  Kemudian Lororong 1 pun  gorong-gorong untuk  penampungan air tidak memadai, torang kuatir kalau pipa penyalur sampai rusak, mohon penjelasan.

Julius Pareda, ada usul atas nama warga kalawat agar diupayakan lampu penerangan jalan. Kalu malam untuk beraktifitas dan melewati lokasi tidak ada penerangan jalan, kuatir akan terjadi kecelakaan karena jalannya gelap gulita kecuali Jaga 9 dan jaga 1 kurang.

Kemudian ada  sampah yang sering nyangkut ketika hujan turun.Dimana sampah-sampah ini datang dari jaga 1 kemudian  nyangkut di jaga 7 disamping itu ada sampah yang berserakan diatas jalan. Bisakah dibangun drainase khususnya di jaga 7 dan 8. 

Bidang pendidikan, diusul melalui pemerintah desa Kalawat agar ada program PKH, Karena  tidak semua warga disini tergolong ekonomi mapan. Bisakah ada program PKH untuk warga yang tidak mampu.

Kemudian di desa Kalawat ada lahan untuk kegiatan olah raga di jaga I, tapi Fasilitasnya  tidak memadai,  mohon anggota DPRD Sulut memfasilitadi sarana dan prasarana olah raga kami.

Ruly Solang Kepala Jaga 6. Desa Kalawat rencana akan bangun balai desa, bisakah DPRD Sulut memfasilitasi, bantuan dananya.

Menariknya, DPD desa Kalawat mengusulkan upaya  kesejahteraan bagi perangkat desa. Apakah bisa dalam bentuk Gaji.

Srikandi Sjane Laihang atas nama masyarakat desa Kalawat minta fasilitas kendaraan sampah, selama ini disini belum ada. Sementara itu Mareike Rapar, Utusan PKK desa Kalawat mengusulkan Alat Ketring.

Berty Kapojos, menanggapi apa yang disampaikan konsituennya, sangat-sangat mengapresiasi warga Kalawat. Namun menurutnya tidak semua permohonan, usul yang ada ini bisa dijawab. Karena ada kewenangan Kabupaten, ada yang hanya bersifat rekomendasi dari DPRD Sulut, ada juga kewenangan dinas-dinas terkait di kabupaten dan provinsi,” tutur Kapojos.

Disesi jawaban, Kapojos mengapresiasi kehadiran warga Kalawat yang penuh antusias semangat membawa aspirasi ketelinga saya,” ucap Kapojos.

Kapojos menghimbau warga jangan malas-malas datang hadir di reses saya, terima kasih kepada pak Raymond Kodoati, mengenai doi (uang) transport yang hadir hari ini. “Paling berkesan bagi saya,” puji Kapojos.

Terkat lampu penerangan jalan,ini ibarat pake pulsa atau solar cel, bisa diupayakan, tapi harus ada kebersamaan disini, bantu biaya listrik (token) dalam bentuk patungan atau caranya seperti apa bentuknya.

Masalah air pam, saya dapat informasi silahkan kase nomor yang bisa dihubungi melalui hukum tua, biar malam pasti didrop. Hanya saja minta partisipasi warga soal listrik.

Soal banjir kita akan hubungi nanti, pihak terkait.

PKK minta Alat Ketring, ini bisa, tapi harus ada kelompok, kemudian bagaimana mekanismenya, tentu akan menyesuaikan melalui kebijakan instansi.

Kesejahteraan perangkat desa, saya akan perjuangkan sepanjang upaya  penyesuaian dengan UMP provinsi 3.100.000. Saya tahu ada kuota yang dibutuhkan sebanyak 700 sehingga bisa masuk kategori ump, namun masih akan melewati mekanisme kajian pemkab, dan pemprov seperti apa. Karena kita masih dalam upaya menangkal pandemi covid-19 kapan selesainya. Anggaran kita rata-rata terpotong 12%, semua instansi sama. Jadi bersabar.

Soal Drainase nanti ada petugas dari perkim dan pupr akan survey di lokasi dan mengensi pasang paving akan diupayakan. Termsuk Drainase akan diperhatikan.

Saya mewakili masyarakat di DPRD Sulut akan berjuang apa yang bisa dilaksanakan hingga bisa terwujud,” tandas Kapojos.

Berharap mendorong Pak Raymond Kodoati dengan Saya bersama-sama membangun Minut penuh semangat terus bersinergitas dengan bapak-bapak dan Ibu-ibu yang hadir saat ini.

Pertemuan ini, semoga bisa berhasil untuk menenun pertemuan selanjutnya di tahun 2024 kita bisa bertemu lagi disini. Jaga kesehatan dan taat protokol kesehatan.

Hadir lengkap di reses ini Hukum Tua Desa Kalawat, Ibu Yolanda Rau, SH dan perangkat desa BPD,  dan pengurus partai, bpk Donny Poluakan SIP staf khusus mendampingi Ketua Komisi III Berty Kapojos, SH.

(karel)

You must be logged in to post a comment Login