web analytics

Sekretariat DPRD Sulut Gelar Kegiatan Sosialisasi Perda Covid dan Perda Fakir Miskin

 

Setwan Glady Kawatu saat pengarahan kepada Nara Sumber dan Staf Pendamping di Ruang Rapat DPRD Sulut

Sulutlink. com – Kepala Bagian (Kabag) Persidangan DPRD Provinsi Sulut, Ronny Geruh, S.Sos mengatakan kegiatan sosialisasi perda dibuka resmi oleh Sekertaris DPRD Sulut Glady Kawatu beberapa saat yang lalu dan teknis kegiatan selanjutnya adalah pembekalan kepada para nara sumber, staf ahli, dan staf pendamping anggota dewan.

Pantauan media sulutlink.com saat kegiatan, dimana peserta yang hadir dalam pembekalan adalah staf ahli nara sumber, dan pendamping dari dapil  kabupaten dan kota serta dari unsur akademisi.

Tampak Kabag Persidangan Ronny Geruh, S.Sos  dipercayakan sebagai pemandu kegiatan sekaligus mendampingi para nara sumber, diantaranya dari Biro Hukum DR Flora Krisen, Dinas Kesehatan dr. Steven Dandel, Staf ahli DPRD  DR. Danny Pinasang dan DR. Ferry Liando.

Ditanya soal kegiatan, Kabag Ronny menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini masih tahap pembekalan kepada Nara sumber dan staf yang mendampingi anggota dewan serta memberi pemahaman bagaimana teknisnya menjalankan tugas bersama anggota dalam rangka sosialisasi perda covid  dan perda fakir miskin dan anak terlantar,” tutur Geruh.

Ditambahkan Kabag Ronny, tadi para nara sumber sudah menyampaikan beberapa hal intisari pedoman perda untuk dipahami staf pendamping untuk diterapkan kepada anggota DPRD yang akan melakukan sosialisasi,” ujarnya.

Lanjut Kabag Ronny, sedikit mengutip pesan para nara sumber tadi, terkait sosialisasi perda covid antara lain bertujuan untuk menjamin perlindungan kepada masyarakat dari penyebaran covid dan memberikan efek jera kepada setiap orang yang melakukan pelanggaran terhadap protokol kesehatan, dan ada sanksinya,” tandas Geruh.

Dengan adanya kedua perda ini, berharap masyarakat menyadari dan patuh, bahwa di Sulut telah ada perda protokol kesehatan covid-19 dan perda fakir miskin dan anak terlantar.
” Sosialisasi Perda ini adalah dalam rangka optimalisasi penanganan penyebaran penularan Covid-19, sehingga perlu upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Desease oleh pemerintah.” tandas RG.

Dapat kami informasikan bahwa agenda pelaksanaan sosialisasi kedua perda, nanti ada 4 hari pelaksanaannya diantara Oktober – awal November 2021. Dan Anggota Dewan yang laksanakan sosialisasi, mereka akan mengundang 100 orang dibagi dalam dua sesi yaitu 50/50.

Peserta sosialisasi dan partisipasi adalah masyarakat, pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat,” tandas Kabag yang murah senyum.  (adm.2.SL.Rel).

 

About DeProS Red

Check Also

Justman Entjaurau ST Terpilih Kembali Ketua Ikapolimdo Periode 2022-2024

  Manado, sulutlink.com – Kegiatan Rapat Musyawarah Besar (mubes) ke IV Pemilihan Ketua Umum Periode …