web analytics

Selama Bulan Ramadhan, Jam Operasional Tempat Hiburan Malam di Manado Dibatasi

Guna menghormati jalannya ibadah puasa umat Muslim di bulan suci Ramadhan 1437 Hijriyah, jam operasional tempat hiburan malam, karaoke, diskotik, pub, cafe dan spa di Kota Manado dibatasi. Hal ini disampaikan Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs. Wilmar Marpaung, SH, kepada para pemilik/pengelola tempat-tempat hiburan tersebut, Selasa (07/06/2016) siang, di Mapolda Sulut.

Pada kesempatan ini, Kapolda membacakan jam operasional tempat-tempat hiburan selama bulan Ramadhan, sesuai Surat Edaran dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Manado Nomor: D.14/PARBUD.BIP/214/2016 tanggal 30 Mei 2016. “Untuk usaha hiburan malam sampai dengan pukul 01.00 WITA, tempat karaoke sampai dengan pukul 22.00 WITA dan usaha spa/pijat sampai pukul 20.00 WITA,” jelas Kapolda.

Dalam surat tersebut juga disampaikan agar tempat-tempat hiburan menutup sementara kegiatan operasional pada tanggal 5-7 Juni dan 5-7Juli 2016. “Saya minta kepada para pemilik/pengelola tempat hiburan untuk mematuhi peraturan ini,” pinta Kapolda.

Bagi pemilik/pengelola yang melanggar, lanjut Kapolda, akan dikenai sanksi. “Ada Sanksi Pembekuan Sementara Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) atau Kegiatan Operasional Usaha Pariwisata bagi pemilik/pengelola yang tidak mematuhi surat edaran tersebut,” tegas Kapolda.

Sementara itu Ketua Asosiasi Tempat Hiburan Manado, Arthur Supit, menyambut positif kebijakan tersebut dan berjanji akan mematuhi aturan yang berlaku. Namun pihaknya juga meminta pemberitahuan/imbauan tertulis dari Kapolda, sebagai antisipasi adanya aksi sweeping atau razia sepihak oleh ormas tertentu.

Permintaan ini dijawab Kapolda dengan memberikan imbauan tertulis, yang salah satunya berisi jam operasional tempat hiburan sesuai dengan surat edaran dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Manado. Kapolda juga tidak membenarkan adanya aksi sweeping atau razia oleh ormas tertentu. Menurutnya, Ormas tidak memiliki wewenang dalam hal penegakan hukum.

Diakhir pertemuan, Kapolda mengingatkan kepada para pemilik/pengelola tempat hiburan agar memperhatikan sarana-prasarana keamanan dan keselamatan, seperti; metal detector, pintu darurat, alat pemadam kebakaran, alarm dan sebagainya. “Pemilik/pengelola tempat hiburan juga harus mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan pengunjung,” pungkas Kapolda.

20160607_142337

About Echel

Check Also

Masyarakat Kelurahan Winenet Dua Aertembaga Kota Bitung Hadiri Sosper Anggota DPRD Sulut Johny Panambunan

Bitung, sulutlink.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Johny Panambunan …