web analytics

Semua Tim Indonesia Berpeluang Lolos ke Wuhan


Oleh : Bert Toar Polii
Semua tim Indonesia yang bertanding di 52th Asia Pacific Bridge Federation Championship yang berlangsung di York Hotel, Singapura pada tanggal 11-20 Juni 2019 berpeluang lolos ke World Bridge Team Championship 2019 di Wuhan China.
World Bridge Team Championship merupakan World Cup dari olahraga bridge. Kejuaraan dunia ini kan berlangsung tanggal 14-28 September 2019 di Wuhan, China`
Kejuaraan yang mempertandingkan 4 nomor pertandingan, yaitu Open Team memperebutkan Bermuda Bowl, Ladies Team memperebutkan Venice Cup, Senior Team memperebutkan d’ Orsi Cup dan terakhir Mixed Team yang baru ditambahkan tahun ini.
Peserta kejuaraan dunia dibatasi hanya 24 negara sehingga harus ada seleksi Zone dulu untuk memilih wakil dari zone tersebut. Indonesia yang berada di Zone VI bersama 10 negara di Asia Timur mendapatkan jatah 3 negara. Namun karena China sebagai tuan rumah sudah otomatis lolos sebagai tuan rumah maka mereka tidak ikut lagi dalam perebutan jatah Zone VI.
Bagaimana memperebutkan jatah Zone VI di Singapura ini menjadi unik karena sebagai kejuaraan rutin Asia Pacific Bridge Federation maka India dari Zone V ikut berpartisipasi serta Australia dan Selandia Baru dari Zone VI ikut meramaikan.
Jalan keluar yang ditempuh adalah mengadakan pertandingan babak penyisihan selama 8 hari untuk menentukan juara Asia Pacific Bridge Federation atau dengan kata lain semua peserta berhak atas Piala yang diperebutkan.
Sekedar untuk diketahui, Open Team memperebutkan Rebulida Cup, Ladies Team memperebutkan Presdent’s Cup, Senior Team memperebutkan Michael Bambang Hartono Cup dan nomor baru Mixed Team memperebutkan Patrick Choy Cup.
Setelah babak penyisihan, dua hari terakhir dimanfaatkan untuk menentukan jatah zone vi. Jatah pertama adalah hasil terbaik yang diperoleh pada babak penyisihan atau peringkat tertinggi dari zone vi.
Selanjutnya peringkat kedua dan ketiga zone vi akan memperebutkan jatah kedua. Sementara itu peringkat keempat dan kelima juga akan bertanding satu sama lain dalam babak knock-out. Babak knock-out berlangsung sehari bermain 4 x 14 board.
Pemenang peringkat dua vs tiga akan menjadi jatah kedua. Jatah terakhir diperebutkan oleh yang kalah dari pertarungan peringkat dua vs tiga akan berhadapan dengan dengan pemenang peringkat empat vs peringkat lima. Pertarungan memperebutkan jatah terakhir akan berlangsung pada hari terakhir dengan bermain 3 x 14 board.
Untuk sementara peluang lolos langsung berada di nomor Senior Team dan Mixed Team.
Tim Mixed Indonesia yang terdiri dari,

  1. Lusje Olha Bojoh — Taufik Gautama Asbi
  2. Syarifah Nina Tirta Ayu — Noldy Robert Ngantung
  3. Ernis Sefita — Anthony Soebroto dengan
    Kamto sebagai Non Playing Captain (NPC) kini berada diperingkat 3 dibawah Thailand dan Chinese Taipei tapi dengan perbedaan angka yang cukup tipis.
    Rank Team VPs Pen
    1 Thailand
    174.91
    2 Chinese Taipei
    174.35
    3 Indonesia
    164.98 0.50
    4 Singapore
    153.03
    5 China Hong Kong
    141.16
    6 China
    139.95
    7 Japan
    136.58
    8 Australia
    135.30
    9 New Zealand
    129.74
    10 India
    110.99 0.50
    11 Philippines
    100.51
    Peluang lolos langsung berikutnya berada pada tim senior yang terdiri dari :
  4. Michael Bambang Hartono
  5. Tan Udjan Sugiarto
  6. Henky Lasut
  7. Eddy Manoppo
  8. M. Apin Nurhalim
  9. Bert Toar Polii
    PC : Bert Toar Polii
    Ranking
    Rank Team VPs Pen
    1 China
    264.74
    2 Chinese Taipei B
    224.29
    3 Indonesia A
    214.40
    4 Japan
    209.53
    5 Australia B
    208.53
    6 Australia A
    207.59
    7 China Hong Kong A
    205.01
    8 New Zealand
    203.67
    9 Singapore A
    175.20
    10 Chinese Taipei A
    173.68
    11 India
    151.74
    12 Korea
    149.37
    13 China Hong Kong B
    141.77
    14 Thailand
    122.53
    15 Indonesia B
    114.81
    16 Singapore B
    111.14
    Mengapa penulis sebut kedua tim ini berpeluang lolos karena Mixed Team masih berpeluang untuk menjadi juara. Sedangkan Senior Team walaupun sudah sulit untuk mengejar China, mereka cukup menyalib Chinesse Taipei untuk lolos langsung karena menjadi yang terbaik di zone vi.
    Sementara itu untuk open team memang walaupun peluang lolos langsung masih terbuka tapi cukup berat terutama untuk menyalib juara Asian Games 2018, Singapura.
    Tapi untuk maju ke babak play-off sangat terbuka lebar buat tim yang terdiri dari :
    Open Team:
  10. Robert Parasian — Julius Anthonius George
  11. Stefanus Supeno — Leslie Gontha
  12. Mario Mambu — Clif Tangkuman
    Santje Panelewen (NPC)

Rank Team VPs Pen
1 China
193.78
2 Singapore
182.58
3 Australia
163.10
4 China Hong Kong
162.16
5 Indonesia
156.01
6 New Zealand
152.83
7 Chinese Taipei
149.42
8 Japan
139.68
9 India
130.05
10 Korea
107.08
11 Thailand
88.54
12 China Macau
53.77
Tim putri yang awalnya penulis favoritkan agak mudah untuk lolos ternyata tampil tertatih-tatih. Walaupun berpeluang lolos tapi mereka harus kerja ekstra keras karena untuk lolos harus menang dua kali di babak play-off`
Semoga tim yang terdiri dari :

  1. Fera Damayanti — Riantini
  2. Rury Andhani — Conny Eufke Sumampouw
  3. Nur Ainia — Winda Purba
    Very Pangekerego (NPC)
    Bias merangkak naik pada sisa pertandingan 3 hari terakhir untuk bias berada di peringka dua dan tiga zone vi.
    Mohon maaf karena tidak bias melaporkan setiap hari seperti biasanya karena selain sebagai pemain merangkap kapten juga jadwal pertandingan senior team sangat padat karena harus main 30 session atau 4 session sehari kecuali hari pertama dan terakhir 3 session.

About Redaksi Sulutlink

Check Also

Dalam Rangka 31 Tahun Mengabdi, AKABRI ’90 Gelar Bansos dan Vaksinasi

Bitung, Sulutlink.com – Polres Bitung bersama Kodim 1310 Bitung menggelar bakti sosial di lokasi Kawasan …