web analytics

Senior Indonesia Juara RR1, Woman & Mixed Peringkat 2 Zone VI Internet Selection Trials 2021

Oleh : Bert Toar Polii


Sulutlink.com
– Tim Nasional Senior dengan para pemain Bambang Hartono/M Apin Nurhalim, Rustam Effendy/Giovani Watulingas dan Tanudjan Sugiarto/Bert Toar Polii (PC) berhasil keluar sebagai juara Round Robbin pertama (RR1) Zone VI Internet Selection Trials 2021 yang berlangsung secara online melalui platform love bridge dari Aryaduta Hotel Jakarta.
Setelah menyelesaikan 7 session putaran round robbin pertama, tim nasional senior tampil tidak terkalahkan. Ketujuh lawannya dikalahkan semua.
Keberhasilan ini dipandang sebagai kejutan oleh banyak pengamat karena hasil yang diraih timnas senior di beberapa turnamen yang diikuti sebelum event ini kurang bagus. Apalagi setelah kehilangan pasangan andalannya Henky Lasut/Eddy Manoppo.
Penulis yang ditetapkan sebagai playing captain juga merasa terbebani dengan target lolos ke Kejuaraan Dunia Salsomagiore tahun 2022 nanti. Karena melihat para saingannya seperti China yang tampil dengan pemain yang sama ketika mereka juara APBF 2019 di Singapura.
China Taipei malah ketambahan Patrick Huang salah seorang pemain bridge berpengalaman dan sarat prestasi.
Tim Jepang memang kehilangan pasangan andalannya Kyoko Ohno/Akihiko Yamada yang digantikan pemain keturunan Robert Geller yang sudah puluhan tahun tinggal di Jepang serta Kazuhiko Yamada yang juga langganan timnas senior.
China Hongkong memang terjadi perubahan besar dalam tim, Tim 2019 tertinggal 3 orang sehingga mungkin itu penyebannya mereka saat ini agak terpuruk. Salah satu pemain andalan mereka Samuel Wan memilih bermain di open team dan sekarang sedang memimpin.
Kelima tim ini pada Kejuaraan Dunia Senior Bowl terakhir di Wuhan China mewakli zone VI. Kenapa ada 5 wakil zone 6 karena China langsung lolos sebagai tuan rumah dan ketika ada wakil zone lain yang berhalangan digantikan oleh Zone 1 Eropa dan kalau ada dua yang berhalangan digantikan oleh Zone 6 Asia Pasifik.
Namun apa yang terjadi di lapangan hasilnya berbeda. Timnas senior Indonesia yang awalnya diragukan malah memimpin dan tidak terkalahkan.
Hasil yang dicapai ini sebenarnya akibat dari persiapan tanpa kenal Lelah dari tim ini.
Setelah diketahui akan ada Zone VI Internet Selection Trials 2021 pada sekitar bulan Juni, tim ini langsung dibentuk dan berlatih secara spartan secara online.
Tim ini Latihan di Bridge Base Online praktis hampir tiap hari kecuali hari libur Senin yang malah kadang-kadang dimanfaatkan juga sebagai Latihan.
Sehari memainkan dua session dilanjutkan diskusi yang dipimpin pelatih dari Djarum Bridge Club melalui Zoom.
Selain itu untuk memantapkan penggunaan aplikasi love bridge yang nanti akan digunakan sebulan sebelum pertandingan telah aktif berlatih.
Beruntung pengelola love bridge dari Hongaria bersedia membantu walaupun ada kendala perbedaan waktu yang panjang sehingga mereka harus mengalah ketika kita ingin Latihan siang.
Apa yang dilakukan kita ini ternyata tidak dilakukan peserta lain. Mereka baru mulai berlatih aplikasi love bridge saat sudah hampir bertanding
Hal kedua adalah penentuan pemain yang turun bertanding. Dalam hal ini saya sebagai pemain sekaligus Kapten harus menentukan. Disini cukup berat karena sebagai pemain tentu saja ada ego dimana ingin terus bermain.
Namun untunglah saya berhasil menurunkan egonya dan akhirnya secara tepat berhasil menurunkan kombinasi terbaik pada 7 session round robbin pertama.
Semoga hal ini bisa dipertahankan pada round robbin kedua sehingga kita mampu lolos mewakili Zone VI di Salsomagioree nanti.
Mixed dan Woman Team Menanjak
Sesuai dugaan penulis, Tim Mixed dan Woman Indonesia harusnya tidak akan kesulitan untuk lolos mewakili Zone VI.
Tim Indonesia yang diperkuat Lusje O Bojoh/Taufik G Asbi dan Joice Tueje/Robert Tobing dan Kristina Wahyu Murniati/Noldy George. NPC : Syahrial Ali sudah berada dijalur lolos kualifikasi zone VI. Mereka saat ini berhasil keluar sebagai peringkat kedua dibawah China Taipei.
Hal yang sama juga dicapai oleh Woman tim Indonesia yang diperkuat Conny E Sumampouw/Rury Andhani dan Fera Damayanti/Ririen Riantini dan Rachma Shaumi dan Roro Joffani Tungga Dewi. NPC : Kamto. Setelah menyelesaikan RR!, Woman Tim Indonesia kini berada di peringkat 2 juga dibawah China Taipei.
Sayang sekali prestasi tim diatas tidak diikuti open team yang diperkuat
Denny Sacul/Franky Karwur dan Stefanus Supeno/Leslie Gontha, Anthony Soebroto dan Agus Kustrijanto. NPC : Santje Panelewen.
Saat ini mereka masih tercecer di peringkat 7 setelah menyelesaikan round robbin pertama.
Jika ingin lolos perlu kerja keras pada round robbin kedua dan harus memenangkan ke 9 session tersisa jika ingin lolos.
Hasil selengkapnya RR1 :
Senior :
1

Indonesia

99.05
2

Chinese Taipei

91.04
3

China

82.60
4

Japan

71.75
5

Singapore

59.73
6

China Hong Kong

50.84
7

Korea

48.99

VP
Miced :
1

Chinese Taipei

98.37
2

Indonesia

92.39
3

China

89.37
4

China Hong Kong

66.43
5

Singapore

57.97
6

Thailand

56.19
7

Japan

49.69
8

Korea

49.59
Woman :

Chinese Taipei

93.61
2

Indonesia

90.84
3

China

90.79
4

China Hong Kong

85.64
5

Japan

75.85
6

Thailand

46.73
7

Korea

40.80
8

Singapore

35.74

1 OPEN :

China Hong Kong

138.18
2

Singapore

124.70
3

Japan

105.95
4

Thailand

98.58
5

China

87.20
6

Korea

84.21
7

Indonesia

82.09
8

Chinese Taipei

78.17
9

China Macau

52.77
10

Philippines

48.15

About Redaksi 2

Check Also

Mario Mambu/Cliff dari Raewaya Sulut Tetap Pimpin Seleknas Putra AG 2022

Mario Mambu/Cliff dari Raewaya Sulut terus memimpin Seleknas Putra AG 2022 yang sedang berlangsung di …