web analytics

Sulut Akan Hadir Pusat Kebudayaan Bernuansa 1920 di Lokasi Syuting Film Maria Walanda Maramis

 

Sulutlink.com – Sulawesi Utara (sulut) tak lama lagi akan memiliki pusat kegiatan  kebudayaan 1920 dihubungkan dengan syuting Film Pahlawan Nasional  Maria Walanda Maramis diatas lahan seluas 3 hektar dengan lokasi tanah di sekitar Ringroad, Kota Manado.

Fanny Legoh, saat hadir bersama Badan Anggaran (BANGGAR) DPRD Sulut mengatakan, lokasi syuting tersebut akan dibangun suasana di tahun 1920, rencananya akan  dibangun asrama Percintaan Ibu Kepada Anak Temurunnya (PIKAT),” ujar Legoh.

Lanjut Anggota DPRD Sulut Fanny Legoh, sudah ada tim dari Jakarta melakukan survey, dan kami sudah mendapatkan sebuah lokasi tanah di seputar ringroad.
“Dan pemilik menyumbangkan 3 hektar untuk pembuatan film ini,” ungkap Legoh, Kamis (14/10).

Menurut Fanny Legoh, maksudnya lahan tanah seluas 3 hektar untuk membangun lokasi syuting film yang bernuansa 1920.
” Jadi di situ ada pasar tradisional 1920, rumah adat, rumah sakit 1920, ada gereja 1920, ada asrama putri PIKAT 1920.

“Nanti, setelah syuting disitu lokasi itu akan dijadikan sebagai desa kebudayaan atau desa wisata, dan itu akan menjadi pusat kebudayaan bagi masyarakat Sulawesi Utara,” singkat Fanny Legoh Politikus PDI-Perjuangan Sulawesi Utara, asal Dapil Minahasa Tomohon. (rel).

About DeProS Red

Check Also

Mewakili Gubernur Sulut, Sekdaprov Kawatu Hadiri Penyerahan Dokumen Kepegawaian Lulusan IPDN Angkatan XXVII dan XXVIII

Manado, Sulutlink.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sekdaprov Sulut) Asiano Gemmy Kawatu menghadiri kegiatan …