web analytics

Tegas! NKRI Harga Mati Bagi Tou Minahasa

orasi-tou-minahasaTOU MINAHASA, Kamis (17/11) berkumpul di lapangan Sario, Manado, mengumandangkan orasi NKRI Harga Mati. Hal ini untuk menyikapi persoalan bangsa yang diakibatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, dengan menebarkan rasa kebencian terhadap warga negara yang berujung pada disintegrasi bangsa.

“NKRI harga mati”, itulah yel…yel yang terdengar orasi-tou-minahasa-jpg2orasi-tou-minahasa-jpg5secara nýaring didengungkan oleh seluruh Tou Minahasa yanģ hadir untuk melakukan orasi tersebut di lapangan Sario Manado.

“Sulawesi Utara adalah bagian dari Bangsa Indonesia, akan tampil sebagai garda terdepan untuk membela NKRI, PANCASILA, UUD 45 dan Bhineka Tunggal Ika. Itu harga mati,” demikian disampaikan oleh Tim Kordinator Lapangan, Pdt Rizal Saleh.

orasi-tou-minahasa-jpg3Diselah-selah orasi damai yang dilakukan oleh Tou Minahasa yang hadir, slogan-slogan dan seruan keras dilontarlan oleh para pendemo.

“Bubarkan FPI, karena FPI merusak tatanan berorganisasi yang benar dan kadang arogan,” itulah seruan yang diperdengarkan oleh ribuan masa Tou Minahasa yang hadir di lapangan Sario Manado.

Saat berorasi, salah satu tim kordinator lapangan memberikan orasi-tou-minahasa-jpg4kesempatan kepada beberapa perwakilan seperti Ketua LAMI, Ketu MTS, Ketua Pemuda Pancasila Kota Manado, untuk menyampaikan Orasi menyatakan pendapat umum sebagai anak bangsa. Dengan kata-kata yang tegas yaitu “NKRI harga mati dan bubarkan ormas FPI”.

Setelah orasi menyampaikan pendapat umum kebangsaan dari beberapa perwakilan ormas, dan tuntutan tersebut ditandatangani oleh 18 Ormas Adat yang terwakilkan dan diserahkan kepada bapak Kapolda Sulawesi Utara Irjen pol Wilmar Marpaung dan akan diserahkan kepada Gubernur Sulawesi Utara apa yang menjadi tuntutan. (dkl)

About Redaksi Sulutlink

Check Also

Forum Pimpinan DPRD Se Sulut, FAS: Dipercayakan Sebagai Pimpinan Perlu Terus Mengupgrade Pola Pikir

  Manado, Forum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) se Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali digelar. …