web analytics

Thailand & Chinesse Taipei Rusak Dominasi China di Derek Zen Online Youth Tournament, Indonesia Terpuruk

Oleh : Bert Toar Polii


Sulutlink.com – Hongkong Contract Bridge Association berinisiatif mengadakan Online Youth Tournament yang mempertandingkan kelompok umur U25, U20 dan School atau U15.
Di sponsori oleh pemain nasional Hongkong Derek Zen yang juga Presiden Hongkong Contract Bridge Association mengundang negara-negara anggota Asia Pasifik Bridge Federation diluar Australia dan Selandia Baru yang memiliki pemain di kelompok umur diatas.
Untuk kelompok umur U25 diikuti 8 negara, yaitu Hongkong, China, China Taipei, Indonesia, Thailand, Jepang, Philippina dan Thailand.
Sedangkan untuk kelompok umur U20 hanya diikuti 7 negara karena Philippina tidak ikut. Untuk melengkapi menjadi 8 tim maka China yang sangat banyak pemain mudanya diundang mengirimkan dua tim.
Di kelompok School atau U15 ternyata masih sedikit negara yang telah memiliki pemain di kelompok umur ini.
Kelompok umur U15 hanya diikuti 2 regu dari China, Indonesia, Thailand, Chinesse Taipei dan Hongkong atau hanya ada 6 tim.
Pertandingan berlangsung dua hari , yaitu Sabtu 25/9 dan Minggu 26/9 dengan sistim pertandingan setengah kompetis.
Kelompok U25 dan U20 akan memainkan 7 session hari ini sedangkan U15 hanya akan memainkan 5 session.
Selaruh pertandingan diselenggarakan secara online menggunakan platform GemBridge Online buatan Mr. Song Zhao dari China yang juga bertindak sebagai salah satu pemimpin pertandingan.
Tim Indonesia menurunkan para pemain sebagai berikut :
U25 diperkuat : G.J. WATUPONGOH, Piter DUMANAUW,Endah MANENGKEY, Jovan Yanz KIOLOL, P. A.P.A. KALENGKONGAN dan Aditya R IMAWAN dari Minahasa Utara.
U20 diperkuat : LATIFAH GUNARDI,C. KATIANDAGHO, Angelica ROMPAS, Minyeo J Kairupan,Taqwa WINTA dan Jaedon M Kairupan atlet asal Manado yang sekarang memperkuat ACR Bridge Club.
Tim U15 diperkuat :Timothy KURNIAWAN., Nadine SELOATMODJO, N.A. SELOATMODJO, Cindy A CHATRINES,William HUANG dan Lionel JOSHUA dari Jawa Tengah.
Di kelompok umur U25, Chinesse Taipei keluar sebagai juara setelah meraih 102.43 VP menggeser China yang sempat memimpin di hari pertama.
Ini sungguh merupakan kejutan karena China selama beberapa tahun terakhir ini mendominasi kelompok junior. Ditempat kedua China mengumpulkan 85.02 VP disusul Thailand ditempat ketiga dengan 81.94 VP.
Indonesia sendiri hanya meraih 16.98 VP dan menempati juru kunci. Hasil ini perlu dievaluasi mengingat dari 7 session hanya meraih 16.98 VP atau hanya rata-rata 2 lebih sangat memperihatinkan.

Di kelompok umur U20, Thailand tampil mengejutkan dan keluar sebagai juara setelah mengumpulkan 126.81 VP.
Keberhasilan Thailand ini terjadi berkat keseriusan Thailand dalam membina para pemain junior terutama setelah KONI Thailand mengakui bridge sebagai cabang olahraga setelah dipertandingkan di SEA Games 2011 di Palembang.
Di awal mereka sempat mendatangkan Denny Sacul untuk melatih sekalgus mendidik para pelatih disana.
Sekarang mereka mulai menuai hasilnya. Di peringkat dua China 1 yang meraih 115.2 VP. Peringkat 3 ditempati Singapura dengan 80.24 VP.
Indonesia sendiri mampu bangkit dan memperbaiki peringkatnya dengan naik ke peringkat 6 dengan perolehan 46,20 VP

Sementara itu harapan terakhir dari U15 untuk meraih salah satu medali gagal karena pada sessi terakhir, Indonesia tidak mampu membendung China 1 kalah 0-20 VP.
Indonesi akhirnya harus puas ditempat keempat dengan 76.35 VP.
Tempat pertama Kembali diraih Thailand yang mamapu mengumpulkan 76.35 VP disusl seperti biasanya China 1 dengan 72.60 VP dan peringkat 3 China Hongkong yang mengumpulkan 54.37 VP.

About Redaksi 2

Check Also

Fajar/Rian Belum Dikenal Publik Kata Menpora Jadi Viral Apalagi Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan

Oleh : Bert Toar Polii Sulitlink.com – Tukang bridge tergelitik dengan Video yang memperlihatkan Menteri …