web analytics

Tim Resmob Polda Sulut Amankan Warga China, Buntut Jual Emas Palsu

Sulutlink.com, Kriminal – Ada pepatah abadi mengatakan “sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga” seperti itulah sering didengar ketika masih disekolah dasar. Tapi yang lebih relevan perkataan zaman now kali ini menimpa oknum warga China asal Kota Ruijin, Jiangxi, namanya Zhu Xiao Hua yang sementara tinggal DKI Jakarta. Dia berprofesi pendulang emas, dan memiliki banyak koleksi emas zaman Cina Kuno, sembari membawa 5 gram emas asli diperlihatkan kepada calon nasabahnya untuk meyakinkan calon pembeli.

Proses pengkelabuan oknum Zhu ini boleh dikatakan cerdas, lihai tapi ujung-ujungnya TUTI alias Tukang Tipu. Tiba pada ke tiga kali berkunjung ke Manado demi memuluskan TUTI-nya itu hingga berhasil menjebol salah satu mangsanya, Oma Popi Paunita Tangkunei, Usia 72 tahun pemilik Toko di kawasan Calaca Kecamatan Wenang – Manado Utara itu.

Maka terjadilah transaksi pada 10 Juli 2019 silam. “Oknum Zhu membawa 60 keping emas berbentuk kapal masing-masing berat 5 gram seharga 120 ribu dollar setara Rp. 1, 2 milliar,”

Berselang beberapa saat, setelah Oknum Zhu pamitan dengan Oma Popi, Saat Oma Popi untuk memperjelas keaslian emas yang baru saja Ia bayar, tanpa cemas dilakukanlah test kemurnian batangan emas bentuk kapal itu. Alhasil, yang diduganya asli ternyata ASPAL asli palsu. Dan akibatnya Oma Popi jadi korban penipuan senilai Rp. 1,2 miliar atas perbuatan oknum Zhu dan rekan-rekannya.

Saat itu juga korban melaporkan kepada pihak kepolisian bahwa dirinya ditipu dalam bentuk uang tunai sejumlah Rpp. 1, 2 Miliar oleh oknum warga Cina bernama Zhu Xiao Hua, dan rekan-rekannya.

Mendapat laporan atas kejadian tersebut, Tim Polres pun langsung melakukan penelusuran kasus ini. Kasus ini kemudian dilimpahkan ke Polda Sulawesi Utara dalam hal Tim Resmob melakukan pengembangan selama hampir 1 bulan, dan berhasil menangkap pelaku Zhu, Tersangka Zhu tertangkap di Kota Balikpapan Kalimantan Timur.

Uang hasil tipuan pun belum berhasil karena telah dibawa oleh tersangka lain yang diketahui berada di Jakarta. Sementara itu, melalui proses interogasi kepada oknum Zhu, pihak tim penyidik masih mengalami kendala masalah bahasa. Para tersangka hanya bisa menggunakan bahasa China.

“Memang ada kendala dalam melakukan interogasi untuk berita acara, (BAP) karena tersangka hanya bisa berbahasa China. Tap kami telah meminta bantuan translater,” ujar Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto melalui Wakil Kepala Tim Resmob, AKP Sugeng Wahyudi Santoso.

Menurut Santoso, pihaknya akan terus melakukan pengejaran satu tersangka yang sudah diketahui keberadaanya. Tersangka utama kami sudah amankan,” Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah bisa tertangkap,” tukas Santoso (*)

redaksi2Supit August 28 2019

About Skt Biro Deprov

Check Also

Ketua DPRD Fransiscus Silangen, Peringatan HUT ke 58 Provinsi Sulut Refleksi Perjuangan Para Pendahulu

Manado, www.Sulutlink.com – Hari Jumat, 23 September 2022, hari istimewa dan hadiah bagi warga masyarakat …