web analytics

Walukouw: Pemerkosa Pelecehan Seksual Penderita Leukemia, Minta Kepolisian Pelakunya Mendapatkan Hukuman Setimpal

Henry Walukouw, SE – Anggota Fraksi Partai Demokrat di DPRD Provinsi Sulut

Manado, sulutlink.com – Anggota DPRD Sulawesi Utara, Henry Walukouw, SE dari Fraksi Partai Demokrat, nyatakan keprihatinannya setelah mendengar dan membaca peristiwa yang telah terjadi di daerah Sulawesi Utara khususnya di kota Manado, dimana ada oknum melakukan tindakan kekerasan atau pelecehan seksual (red), terhadap anak perempuan dibawah umur penderita leukemia (kanker darah) berinisial CT (10) yang viral di media sosial.

Kasus yang sementara berproses melalui aparat kepolisian memasuki babak baru: ‘korban dinyatakan meninggal dunia’.

Wawancara media baru-baru ini Henry Walukouw, spontanitas menyatakan sikap atas kejadian ini. Ia berharap penanganan oleh pihak kepolisian dapat berjalan secara seksama. Dan bagi oknum pelaku, tersangka terkait apa yang telah dilakukannya harus mendapatkan hukuman setimpal.” tegasnya.

“ Artinya, berbicara soal keadilan, ini harus benar-benar ditegakkan, kan korban perempuan ini masih anak dibawah umur, lagi pula Ia dalam suasana menderita leukemia, dan korban sudah meninggal.” Saya berharap aparat penegak hukum, dalam hal ini pihak kepolisian yang sementara melakukan pemeriksaan lanjut, diminta dalam melaksanakan tugas agar saksama demi keadilan,” pesan Walukouw, Selasa (25/01), usai kegiatan Sosialisasi Perda di Desa Tetey, Minahasa Utara.

Anggota Legislatif Dapil Minut dan Bitung, berpendapat kejadian yang dialami seorang anak perempuan yang dalam keadaan menderita sakit leukemia dan korbannya masih dibawah umur Walukouw menyebut dirasa perlu persoalan ini mendapat perhatian lembaga DPRD Provinsi Sulut lebih khusus komisi I karena peristiwa tersebut telah viral di media sosial. Masyarakat sudah mengetahui hal ini. Lembaga DPRD Sulut, dalam kapasitas pelayan masyarakat tidak lepas dengan persoalan hukum di tengah masyarakat, maka sebagai anggota DPRD, persoalan ini kami akan bawa ke rapat internal dengan Komisi I yang menangani masalah Hukum dan Hak Asasi Manusia,” tandas Walukouw.

Dalam rapat internal komisi I tentu akan ada pembahasan mendalam, setidaknya permasalahan ini sudah mengarah keranah hukum nyatanya telah menimpa anak dibawah umur berharap apresiasi komisi I bisa mengawal proses hukum terhadap oknum pelaku ketika terseret masalah hukum.” ujar Walukouw

“ Saya akan membawa persoalan ini melalui rapat Internal Komisi I DPRD Sulut, dan akan mengawal kasus ini secara khusus,” pinta Walukouw.

Lanjut Walukouw, melalui pesannya mengingatkan lagi kepada para orang tua tingkatkan pengawasan terhadap anak-anak.

“ Solusi lain dalam mewaspadai kemungkinan terjadinya peristiwa berulangkali, kedepannya harus ada stakeholder yang menangani hal-hal yang berkaitan dengan perlindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas secara terpadu melalui instansi-instansi terkait, termasuk peran dan fungsi dalam pengawasan orang tua, bagaimana anak-anak yang masih dibawah umur harus mendapat pengawasan ekstra ketat dan intens, agar tidak terjadi lagi kejadian serupa,” pungkas Henry.

New Edit: adm.2.SL ** (Karel).

About DeProS Red

Check Also

Reses I/2023 Ayub Ali terima Aspirasi Warga terkait Normalisasi Sungai Mahawu

Apr. 26.2023. admin: karel tangka Sulutlink.com — Legislator Provinsi Sulut Ayub Ali, gelar Reses I …