web analytics

Warga Roong di Duga Terlibat Ilegal Logging “Operasi” Reboisasi TNI

Dandim Minahasa J.N  Purnama Memperhatikan Kayu Hasil Illegal Logging

TONDANO, Sulutlink.com – Warga kelurahan Roong kecamatan Tondano Barat tertangkap sebagai pemilik kayu hasil pembalakan liar (illegal logging). Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat kepada Koramil 1302-01/tdo dibawah pimpinan Plh Danramil Djonie Bura.

“Geral Tumiir, perangkat kelurahan (kepala lingkungan) memberikan laporan soal kayu yang diduga hasil pembalakan liar. Setelah mendengar laporan tersebut kami langsung turun kelokasi” ungkap Danramil Djonie Bura

Lanjut Djonie Bura, tiba di TKP sekira pukul 19.40 wita pada selasa (17/10/2017)malam, ternyata laporan warga adalah benar dan didapati 4 kubik kayu pinus hasil ilegal loging di kelurahan Marawas kecamatan Tondano Utara.

Di tambahkan Djonie Bura, Setelah mendengar laporan masyarakat tersebut langsung mengumpulkan anggota untuk mengecek ke TKP, setelah tiba di TKP ternyata laporan tersebut benar dan kayu hasil illegal logging tersebut langsung di amankan.

“Setelah sejumlah kayu tersebut diamankan, kami memanggil pemilik kayu tersebut yaitu Junaidi Haji Jafar (53) warga kelurahan Roong lingkungan 4 kecamatan Tondano Barat.”ucap Djonie Bura.

Komandan Kodim 1302 Minahasa Letkol Inf.Juberth Nixon Purnama, STh langsung memerintahkan kepada Plh.Danramil 01/tdo, agar kayu tersebut di amankan serta pemiliknya dimintai keterangan di makodim.

Dengan keberhasilan Koramil 01/tdo menangkap kayu hasil ilegal loging tersebut, maka Komandan Kodim 1302/min memberikan apresiasi atas keberhasilan anggotanya,

“saya selaku Komandan Kodim memberikan apresiasi kepada Plh Danramil dan anggotanya yang sudah mengambil langkah tegas untuk menangkap dan mengamankan pelaku Ilegal Loging berikut barang bukti”  ujarnya.

Lebih lanjut Dandim Purnama mengatakan, disamping tugas kita sebagai TNI menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Repoblik Indonesia, kita juga harus peduli lingkungan, termasuk mencegah perambahan hutan secara membabi buta, sebab bila ini dibiarkan maka dampak dari perambahan hutan tersebut akan dirasakan oleh masyarakat, seperti banjir, tanah longsor dan mengeringnya sumber air yang ada di hutan tersebut, tegasnya.

Ditambahkannya, sekali lagi saya mengapresiasi kepada jajaran yang begitu peduli terhadap persoalan ilegal loging ini, siapa lagi yang bisa menjaga hutan kita kalau bukan kita sendiri, pungkas Purnama. Diketahui bahwa kayu pinus yang dirombak ini adalah kayu hasil operasi reboisasi tahun 1983 oleh TNI ( AMR ), Bahkan kayu ini berada di kawasan hutan lindung Marawas. (herdy)

About Redaksi

Check Also

Upacara Peringatan Hut RI Ke 77: Ketua DPRD Sulut Fransiscus Silangen Bertindak Selaku Pembaca Teks Proklamasi

Manado, sulutlink.com – Agenda upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77 tahun, merupakan salah satu kegiatan …